Lepas Sambut Tahun, YPMAK Pererat Kebersamaan Keluarga Besar
Papua60detik - Keluarga besar Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PTFI ibadah syukur lepas sambut tahun 2025 ke 2026.
Ibadah dan acara keakraban ini berlangsung di pelabuhan YPMAK- Pomako, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin Pastor Didimus. Dalam homili pastor menyampaikan pesan tentang pembaharuan iman dan ajakan melibatkan Tuhan dalam setiap tugas, menjadi bekal rohani para karyawan dalam memulai tahun kerja baru.
"Bacaan hari ini mengajak kita untuk hidup dalam kasih, dalam kesederhanaan dan mengandalkan Tuhan dalam setiap perjuangan hidup kita," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka mengapresiasi kinerja seluruh karyawan pada tahun 2025 yang penuh dedikasi melayani masyarakat Amungme- Kamoro dan lima suku kekerabatan lainnya.
Menurutnya, kerjasama dan kolaborasi penting dalam mengupayakan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sehingga apa yang diprogramkan tahun ini dapat tercapai dan bermanfaat.
Selain program yang sudah berjalan seperti pendidikan, ekonomi dan kesehatan, tahun ini YPMAK merencanakan pengembangan usaha kopi dengan memanfaatkan kopi milik penduduk asli yang berada di dataran tinggi (Highland). Dalam sektor ekonomi, tanam kelapa juga sedang diusahakan sebagai penghasil minyak kelapa murni (VCO).
"Kita sudah punya Mitra yang bisa memasarkan hasilnya. Kopi sudah ada mitranya, VCO sudah punya jejaring. Ini baik kalau kita bisa maksimal mendukung itu," ujar Leonardus.
Ia menambahkan, untuk menjadi seorang pengusaha, tidak harus langsung memulai dengan membuka toko besar. Leonardus menyebut seluruh karyawan bisa memberikan masukan sederhana sesuai pengalaman masing-masing yang bisa berdampak bagi masyarakat.
Memasuki awal tahun 2026, Leonardus menekankan semangat baru dan kedisiplinan kerja perlu terus ditingkatkan. Ia menyoroti masih adanya laporan pegawai yang tidak masuk kantor, datang bekerja dalam keadaan mabuk, serta tidak bekerja namun tetap menerima gaji.
"Kalau sudah kelewat, saya terpaksa berhentikan. Gunakan lingkungan kerja untuk menjadi nyaman untuk kita semua. Karena dimanapun, kita ini keluarga besarYPMAK. Tidak boleh ada yang resah dengan kelakuan satu, dua orang dengan yang lain, jangan," pungkasnya.
Oleh karena itu, Leonardus mengajak sesama karyawan saling mendukung. Sebab kesuksesan yang telah didapatkan oleh YPMAK adalah hasil dari kerja sama. Leonardus pun mengapresiasi kerja keras karyawan selama ini sehingga di tahun 2025 bisa mendapatkan berbagai prestasi.
Acara ditutup dengan hiburan dan saling berakrab antar pekerja YPMAK. (Martha)