Nabire Catat Inflasi Terendah di Papua Tengah pada Mei 2026
Kepala BPS Nabire Dio Ginting. ANTARA/Ali Nur Ichsan
Kepala BPS Nabire Dio Ginting. ANTARA/Ali Nur Ichsan

Papua60detik - Badan Pusat Statistik (BPS) Nabire mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) Kabupaten Nabire sebesar 1,81 persen pada Mei 2026. Angka itu menjadi yang terendah di Provinsi Papua Tengah.

Kepala BPS Nabire Dio Ginting di Nabire, mengatakan di Papua Tengah ada dua kabupaten yang dijadikan sampel untuk menghitung tingkat inflasi disebut sebagai Kota IHK (Indeks Harga Konsumen) atau kota sampel inflasi yaitu Nabire dan Mimika.

“Pada pada Mei 2026, inflasi y-on-y di Kabupaten Mimika sebesar 2,18 persen, sedangkan Nabire mencatat inflasi terendah sebesar 1,81 persen dengan IHK sebesar 115,44,” sebutnya, Selasa (9/6/2026) seperti dikutip dari ANTARA.

Ia mengatakan, inflasi di Nabire masih dipengaruhi kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran, terutama makanan, minuman dan tembakau yang memberikan andil terbesar sebesar 0,80 persen.

Selain itu, kelompok transportasi menyumbang andil inflasi sebesar 0,39 persen, disusul penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,32 persen, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,25 persen.

Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga memberikan andil 0,11 persen terhadap inflasi, kesehatan 0,07 persen, pakaian dan alas kaki 0,04 persen, informasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,04 persen, serta rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,03 persen.

Ia menjelaskan, terdapat dua kelompok pengeluaran yang menahan laju inflasi, yakni perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga dengan andil minus 0,02 persen serta pendidikan minus 0,22 persen.

Secara bulanan (month-to-month/m-to-m), Kabupaten Nabire mengalami inflasi sebesar 0,21 persen pada Mei 2026. Sementara secara tahun kalender (year-to-date/y-to-d), Nabire masih mengalami deflasi sebesar 1,58 persen.

Ia mengatakan, tren inflasi tahunan di Nabire juga menunjukkan perlambatan dibandingkan awal 2026.

Inflasi yang sempat mencapai 6,62 persen pada Januari 2026 terus menurun menjadi 6,17 persen pada Februari, 3,91 persen pada Maret, 2,19 persen pada April, dan 1,81 persen pada Mei.

"Perkembangan ini menunjukkan kondisi harga barang dan jasa di Nabire relatif stabil sehingga inflasi tetap terkendali," ujarnya. (Redaksi)