TNI Kejar Anggota OPM yang Tembak Mati Tiga Warga Sipil di Yahukimo
Papua60detik - Koops TNI Habema mengejar anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang diduga membunuh tiga warga sipil di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Menurut Koops Habema, tiga orang yang jadi korban pembunuhan adalah, sepasang suami istri dan seorang perempuan.
Baca Juga: Pelajar-Mahasiswa Intan Jaya Demonstrasi di Nabire, Tuntut Pengusutan Tuntas Dugaan Pelanggaran HAM
"Menindaklanjuti kejadian tersebut, Koops TNI Habema terus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk melakukan penyelidikan, pengejaran, dan penegakan hukum terhadap para pelaku sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Kepala Penerangan Koops Letkol Inf Wirya Arthadiguna dalam siaran pers, Rabu (22/7/2026) seperti dilansir ANTARA.
Wirya mengatakan aksi penganiayaan itu diduga dilakukan TPNPB-OPM pimpinan Kopitua Heluka
Informasi soal aksi itu, lanjut Wirya, juga sempat dipublikasikan oleh OPM melalui siaran pers Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB
"Dalam informasi itu mereka mengeklaim bertanggung jawab atas penembakan yang mengakibatkan tiga warga sipil meninggal dunia," ungkap Wirya.
TPNPB menuding ketiganya sebagai agen mata-mata Indonesia yang memberikan informasi ke aparat TNI-Polri.
Koops Habema belum bisa memberikan keterangan lebih rinci terkait kronologi aksi penganiayaan itu. Koops Habema, lanjut Wirya, masih fokus mencari informasi tentang keberadaan pelaku.
Di saat yang sama, Koops Habema juga akan memperkuat pengamanan di wilayah demi memberikan rasa aman terhadap masyarakat sekitar.
"Koops TNI Habema akan terus bekerja secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai hukum untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat serta memastikan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Wirya. (Redaksi)