PFA U-15 Runner Up di Selangor Open NFDP Series 2024 Malaysia
Pelatih, official dan  skuad PFA U-15 yang turun di Selangor Open NFDP Series 2024 Malaysia. Foto: PFA
Pelatih, official dan skuad PFA U-15 yang turun di Selangor Open NFDP Series 2024 Malaysia. Foto: PFA

Papua60detik - Papua Football Academy (PFA) angkatan pertama U-15 mengikuti Selangor Open NFDP Series 2024 Malaysia. Ini merupakan turnamen Internasional perdana mereka.

Dengan dukungan dari PT Freeport Indonesia, PFA berlaga pada 4 sampai 5 Maret. Selama di Malaysia, 27 siswa yang berangkat didampingi para pelatih seperti Ardiles Rumbiak (Pelatih Kepala), Melky Papare (Asisten Pelatih), dan Irsadul Anam (Pelatih Kiper) dan lima staf ofisial lainnya.

“Pertama, kami bersyukur bisa mendapatkan kesempatan mewakili Indonesia untuk mengikuti turnamen Selangor Open 2024 di Malaysia. Bagi kami, ini merupakan satu momen yang berharga untuk para siswa bisa meningkatkan level permainan karena mereka bertemu dengan tim luar negeri,” ujar pelatih berusia 37 ini.

Kompetisi di luar negeri menurutnya, bukan hanya menguji fisik, teknik, dan taktikal, tapi yang paling penting adalah dari segi mental. 

Pada kompetisi ini, PFA bertemu dengan banyak klub setingkat dari Malaysia dan Brunei Darussalam. Di babak penyisihan yang berisi 4 tim, PFA mengumpulkan 5 poin hasil 2 kali imbang dan 1 kali menang, dan berhak ke babak gugur sebagai peringkat kedua.

Di babak gugur PFA melaju mulus dan mencapai final melawan TSS Selangor, walaupun akhirnya takluk di adu penalti setelah imbang dalam waktu normal.

“Dengan mengikuti kompetisi ini, otomatis mereka akan menyamakan levelnya dengan kemampuan para lawan. Semoga saja hal tersebut bisa membawa perubahan untuk mereka menjadi pemain sepak bola profesional di usia dewasa kelak,” tutur Ardiles.

Mengirimkan para siswa PFA untuk mengikuti kompetisi luar negeri merupakan komitmen PFA dan PT Freeport Indonesia untuk maksimal dalam mengembangkan kemampuan, bakat, dan minat mereka dalam bermain sepak bola.

“Tujuan kami untuk turnamen kali ini mereka bisa menunjukkan permainan terbaik mereka baik secara tim maupun individu. Soal hasil, jika mendapatkan hasil yang baik itu adalah bonus. Semoga hal tersebut bisa menjadi motivasi untuk mereka bisa berpacu lebih keras lagi,” ujar Ardiles.

Keikutsertaan PFA pada event internasional perdananya ini, banyak nilai yang dapat dipetik. Selain hasil teknis yang gemilang menembus partai final, Ardiles mengungkap pujian tersendiri terhadap sikap dan etika siswa PFA.

“Anak-anak PFA sangat berjiwa sosial selama berada di Malaysia, semua orangtua, pelatih, pembina dan perangkat pertandingan senang dan mengagumi sikap yang ditampilkan tiap individu PFA. 

Puncaknya ada pada partai semi final dan final, semua orang hadir memberikan support kepada PFA dengan meneriakkan: Ayo Papua,” ungkap Ardiles.

Secara spesifik, Ardiles tidak merasakan tingginya gengsi sepakbola seperti di level tim nasional antara Malaysia & Indonesia. Sebaliknya, hadirnya PFA memberikan dampak positif bagi sepakbola kedua negara. 

"Yel-yel kita yang PFA-Papua-Indonesia selalu disambut tepuk tangan oleh semua orang yang hadir. Dari sini, saya berpikir memang benar sepakbola adalah alat untuk mempersatukan semua orang di dunia," tutupnya.

Selangor Open 2024 diselenggarakan oleh JSA Sports Academy dan didukung National Football Development Programme (NFDP) dan Majlis Sukan Negara Malaysia merupakan program yang diinisiasi oleh untuk meningkatkan kualitas sepak bola untuk usia dini di Malaysia. (Faris)