PUPR Bereskan Jalan Ahmad Yani Usai Aksi Viral Mancing di Genangan Air
Screenshot live video Tiktok warga mancing di Jalan Ahmad Yani Timika.
Screenshot live video Tiktok warga mancing di Jalan Ahmad Yani Timika.

Papua60detik - Beberapa hari lalu, Jalan Ahmad Yani, tepatnya di samping Surabaya Motor, Timika, sempat viral aksi  warga "memancing" di genangan air yang memenuhi jalan berlubang sepanjang sekitar 10 meter

Bukan sekadar hiburan, ternyata warga sengaja melakukan aksi memancing sebagai sindiran kepada pemerintah agar segera turun tangan memperbaiki jalan yang dinilai membahayakan dan mengganggu aktivitas.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi mengatakan pemerintah sudah turun ke lapangan menangani permasalahan tersebut dan sudah beres. 

Ia mengaku sebelum viral, pihaknya sudah mengecek jalan tersebut dan akan melakukan perbaikan tetapi sedang menunggu alat untuk mesin cutting (pemotongan beton). 

Perbaikan harus dilakukan dengan menggunakan pemotongan beton karena pembuangan air di lokasi tersebut tersumbat oleh sampah dan material-material dari aktivitas pembangunan ruko di sekitarnya. 

"Pembuangannya sudah tersumbat, mau dijebol tidak bisa karena sudah macam-macam material tertumpuk di situ. Kita sudah hubungi yang punya alat itu, tapi sampai hari yang viral itu belum ada (respon)," ujar Yoga menanggapi, Kamis (24/04/2026). 

Terlanjur viral, akhirnya bagian pemeliharaan jalan pada Dinas PUPR mengambil langkah cepat. Dinas PUPR merekrut warga lokal dan membobol saluran yang tersumbat. Yoga pun mengapresiasi warga yang turut membantu membobol maupun mengangkat betonnya. 

"Akhirnya teman-teman bagian pemeliharaan jalan langsung ke sana dan melakukan langkah-langkah yang bisa diambil. Kita merekrut orang lokal di situ melakukan penanganan akhirnya mereka bobol pakai hammer," terangnya. 

Tahun ini, Dinas PUPR akan buat perencanaan perbaikan karena sudah 23 tahun jalan di Ahmad Yani belum pernah di overlay.

"Jadi penganggaran memang harus mengikuti mekanisme. Beberapa ruas nanti akan kita overlay untuk meminimalisir kerusakan ke depan lagi, kita buat perencanaan dulu," tambahnya. 

Selain itu, ia menekankan warga agar tidak membuang sampah sembarangan dan sama-sama melakukan pemeliharaan drainase. Menurutnya, warga juga harus terlibat dalam penanganan lingkungan.

"Masyarakat harus terlibat, mereka buang sampah di situ bahkan sampai tengah jalan mereka buang. Mereka yang tinggal di sutu harusnya tegur warganya," pungkasnya. (Martha)