Ribuan Laporan Masuk ke Polres Mimika, Ratusan Perkara Berhasil Dituntaskan
Press rilis akhir tahun 2025 di Mapolres Mimika, Mile 32. Foto: Eka/ Papua60detik
Press rilis akhir tahun 2025 di Mapolres Mimika, Mile 32. Foto: Eka/ Papua60detik

Papua60detik - Sepanjang tahun 2025, Polres Mimika dibanjiri laporan masyarakat. Dari total 1.552 kasus yang masuk, hanya 262 perkara yang diselesaikan.

Capaian tersebut disampaikan langsung Kapolres Mimika, AKBP Billyanda Hildiario Budiman, dalam rilis akhir tahun yang digelar di Mapolres Mimika, Mile 32, Selasa (30/12/2025).

Dari ribuan laporan itu, terdapat 10 kasus menonjol yang menjadi perhatian serius jajaran Polres Mimika. Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih mendominasi dengan 333 laporan. Namun, baru 35 perkara yang berhasil dituntaskan dengan 38 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Selain itu, kasus pencurian juga tergolong tinggi. Sepanjang 2025, tercatat 193 laporan pencurian, dengan penyelesaian 30 perkara dan 27 tersangka.

“Kasus lainnya meliputi penganiayaan, pengeroyokan, perlindungan anak, curas, jambret, KDRT, pencurian dengan pemberatan, narkotika, hingga penggelapan,” ujar Kapolres.

Secara keseluruhan, dari 10 kasus menonjol tersebut terdapat 1.103 laporan, dengan 174 perkara berhasil diselesaikan dan 209 tersangka ditahan.

Di sisi lain, Kapolres mengungkapkan adanya peningkatan signifikan pada kasus narkotika. Sepanjang 2025, Polres Mimika berhasil mengamankan barang bukti narkotika seberat 1.207,81 gram, meningkat dibanding tahun 2024 yang mencapai 1.073,752 gram.

“Dari pengungkapan ini, kami memperkirakan hampir 20 ribu jiwa berhasil diselamatkan, dengan potensi kerugian negara sekitar Rp2 miliar,” jelasnya.

Sementara itu, situasi keamanan terkait bentrokan antar kelompok dan aksi unjuk rasa menunjukkan dinamika berbeda. Bentrokan antar kelompok menurun dari lima kejadian pada 2024 menjadi empat kejadian di 2025. Namun, aksi unjuk rasa justru mengalami peningkatan, dari 18 kasus di 2024 menjadi 21 kasus sepanjang 2025. (Eka)