Siswa SMP Belum Bisa Calistung, Pemkab Datangkan Prof Surya di Sentra Pendidikan
Pj Bupati Kabupaten Mimika, Valentinus S Sumito, foto; Martha/Papua60detik
Pj Bupati Kabupaten Mimika, Valentinus S Sumito, foto; Martha/Papua60detik

Papua60detik - Pemerintah Kabupaten Mimika mengambil langkah serius membenahi pengelolaan Sentra Pendidikan Mimika, Provinsi Papua Tengah. 

Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito mengatakan, pekan depan akan launching program baru di Sentra Pendidikan yaitu: pengasuhan, pelatihan, dan pengajaran. 

"Hari ini, saya akan ke sana, mengadakan pertemuan dengan kepala sekolah dan seluruh guru. Saya harap, teman-teman mengawal ini semua, karena kita akan  melakukan perubahan di sana," ujarnya saat di wawancarai, Kamis (10/10/2024).

Pada tata kelola ini, Sentra Pendidikan tak lagi berada di bawah Dinas Pendidikan, tapi memiliki struktur organisasi sendiri. Sentra Pendidikan bakal dipimpin seorang direktur dengan sekretaris beserta bidang-bidang yang diperlukan mengurus makanan dan laundry, kebersihan lingkungan dan kebutuhan lain siswa. Oraganisasinya langsung dibawah bupati.

Di bawah setiap kepala sekolah ada bidang-bidang yang disesuaikan dengan program baru. Ada bidang pengasuhan, pengajaran dan lainnya.

"Saya sudah usulkan, kita akan membentuk organisasi baru. Sentra pendidikan bukan lagi di bawah dinas pendidikan. Kita akan fokus pada 1000 anak-anak kita di sana," terangnya.

Temuannya ketika berkunjung ke Sentra Pendidikan baru-baru ini,  masih banyak anak-anak di SMP, SMA yang belum bisa baca tulis hitung (calistung). Menurutnya perlu dilakukan percepatan supaya bisa setara dengan anak-anak lain pada umumnya. 

Prof Yohanes Surya katanya akan melakukan pelatihan selama 20 hari. Dan janjinya, siswa di Sentra Pendidikan bisa berubah menjadi lebih baik setelah melewati program tersebut. 

"Ini menjadi tanggung jawab kita semua. Tidak ada anak yang bodoh, semua tergantung pada kesempatan saja. Makanya kita berikan mereka kesempatan yang sebesar-besarnya," tambahnya. 

Sentra Pendidikan katanya bakal jadi pilot project Pemkab Mimika. Setelah program itu berhasil, akan diperluas secara serentak di seluruh Mimika. Targetnya, di akhir 2025 persolan baca tulis hitung sudah tuntas pasa kurang lebih 40 ribu anak asli Papua usia sekolah. (Martha)