Sudah Bekerja untuk Rakyat Papua, Adolfina Kuum: Terima Kasih Kakak John NR Gobai & Laurenzius Kadepa
Papua60detik - Anggota DPR Provinsi Papua periode 2019-2024 mengakhiri masa baktinya pada 31 Oktober. Mereka bakal diganti 45 anggota DPR Papua terpilih pada Pileg lalu.
Aktivis Lingkungan dan HAM di Timika, Adolfina Kuum memberi apresiasi kepada setidaknya dua orang anggota DPR Provinsi Papua periode 2019-2024, John NR Gobai & Laurenzius Kadepa.
Bagi Adolfina, dua sosok ini selama menjabat telah menjalankan fungsi dan perannya sebagai sebenar-benarnya wakil rakyat.
"Kami dari Komunitas Peduli Lingkungan Hidup atau Lepemawi di Timika yang sudah 12 tahun berjuang kawal aspirasi masyarakat terdampak tailing PT Freeport di tiga distrik timur Mimika, Agimuga, Jita dan Distrik Timur Jauh sampai ke Komisi IV DPR RI dan DPD RI yang kemudian menghasilkan beberapa kesepakatan yang ditandatangan itu berkat bantuan dan difasilitasi oleh Kakak John NR Gobai," ungkap Adolfina dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/10/2024).
Saat menjabat John NR Gobai mengawal tampil mengawal aspirasi masyarakat Intan Jaya terkait Blok Wabu sampai ke Komisi VII DPR RI dan Kementerian ESDM. Di Mimika, ia turun langsung memantau dan mendengar aspirasi masyarakat terkait operasi perusahaan sawit di Kampung Kiyura dan Iwaka.
Aspirasi masyarakat berupa sarana transportasi perintis, ia perjuangkan langsung ke Kementrian Perhubungan. Hasilnya, Bus Damri rute Nabire ke Paniai, trayek sepanjang 253 KM dengan medan jalan menantang bisa terealisasi dibiayai APBN.
John NR Gobai juga aktif mendorong kapal perintis masuk di dua daerah yang sejak puluhan tahun tidak pernah disinggahi kapal perintis yaitu pesisir jauh di Distrik Yaur dan Teluk Umar Nabire. Tahun depan, kapal perintis pun akan singgah di Distrik Jita Mimika yang berbatasan dengan Kabupaten Asmat.
"Dalam hal fungsi DPR, beliau sudah melakukan pengawasan, membuat regulasi yang mengakomodir kepentingan masyarakat adat Papua seperti Tambang tradisional dan nelayan tradisional," kata Adolfina.
Tentang Laurenzius Kadepa, bagi Adolfina adalah sosok yang tak asing bagi masyarakat akar rumput Papua. Ia biasa di jalan mengawal dan mendampingi aksi unjuk rasa, masuk ke kampung-kampung dan hutan di mana masyarakat butuh sosok pemimpin yang bisa mendengar keluh kesah, tangisan, ratapan serta keresahan.
Pada berbagai persoalan HAM di Papua, Laurenzius akan ada disana. Sebagai contoh, rasisme dan kasus mutilasi di Timika. Menurutnya, dedikasi Laurenzius Kadepa untuk manusia dan tanah Papua tak bisa diragukan dan diperdebatkan lagi.
"Terima kasih kakak berdua atas dedikasinya kepada tanah dan manusia Papua. Harapan kami semoga di DPR periode selanjutnya ada yang mengikuti rekam jejaknya. Semoga ke depan muncul wakil rakyat seperti kakak yang peduli dengan persoalan rakyat dari kampung-kampung sampai ke kota. Jangan Jadi wakil Rakyat yang hanya Ramai di baliho sepi di gagasan," pesan Adolfina. (Burhan)