7 Kali Aksi Penembakan, Desertir Aske Mabel Ditangkap Satgas ODC-2025
Papua60detik – Satgas Ops Damai Cartenz 2025 (ODC-2025) akhirnya berhasil menangkap Aske Mabel, desertir Kepolisian polres Yalimo.
Aske Mabel ditangkap pada Rabu (19/2/2025) pukul 06.30 WIT di Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo. Dalam operasi ini, aparat juga menyita empat pucuk senjata api jenis AK2000P yang dibawa kabur Aske Mabel.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, Aske Mabel bertanggung jawab atas berbagai tindak kriminal yang menciptakan ketakutan di tengah masyarakat.
"Penegakan hukum terhadap desertir Aske Mabel adalah langkah strategis untuk menekan aksi-aksi kekerasan bersenjata di Papua Pegunungan. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan kelompok ini dan memastikan keamanan masyarakat," ujar Brigjen Faizal dalam keterangan tertulis
Katanya, Aske menjadi otak di balik tujuh aksi penembakan dan pembunuhan dengan korban dari kalangan warga sipil maupun aparat keamanan.

Satgas ODC-2025 juga mencatat Aske melakukan tiga kali pembakaran dan perusakan di Kabupaten Yalimo.
Saat ditangkap, Aske melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Melihat situasi tersebut, aparat bertindak tegas dan melumpuhkannya.
Kepala Satuan Tugas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengapresiasi kerja tim di lapangan yang telah berhasil menangkap Aske Mabel yang selama ini meresahkan masyarakat.
"Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras dan keberanian anggota Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 yang tidak pernah lelah di dalam lebatnya hutan belantara Papua, serta dukungan dari masyarakat yang tak pernah berhenti berharap akan keadilan. Kini, kita bersyukur bahwa kebenaran telah ditegakkan, dan ketenangan kembali tercipta bagi rakyat Yalimo," tegas Yusuf.
Aparat masih melakukan pengembangan dan penyelidikan untuk memastikan tidak ada sisa jaringan kelompok Aske Mabel. (Burhan)