Bentrok Massa Pendukung Caleg di Puncak Jaya, Satu Orang Tewas
Tampak rumah yang terbakar akibat bentrok antar massa pendukung Caleg di Kampung Wuyukwi Distrik Mulia Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (27/02/2024). Foto: Humas Polda Papua
Tampak rumah yang terbakar akibat bentrok antar massa pendukung Caleg di Kampung Wuyukwi Distrik Mulia Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (27/02/2024). Foto: Humas Polda Papua

Papua60detik – Dua kelompok massa pendukung Calon Legislatif (Caleg) saling serang di Kampung Wuyukwi Distrik Mulia Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (27/02/2024).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, aksi saling serang itu bermula pada Selasa sore di depan Kantor KPU Kabupaten Puncak Jaya. 

Pemicunya kata Benny, masih terkait tarik menarik terkait suara di tingkat distrik.

“Aksi serang tersebut terjadi di kampung Wuyukwi yang berawal dari aksi saling serang di depan kantor KPU Kabupaten Puncak Jaya,” ucap Kabid Humas.

Kabid Humas mengatakan, yang melakukan aksi serangan adalah massa gabungan dari depan Kantor KPU dan massa dari arah kota lama Distrik Mulia Kabupaten Puncak Jaya.

“Massa yang berada di kota lama menyerang massa yang berada di rumah milik Kepala Distrik Wonwi dan membakar satu unit honai laki-laki (Kunume) dan setelahnya massa kembali berkumpul di titik kumpul awal di pertigaan jalan utama pasar kota lama,” ungkap Benny.

Pertikaian tersebut menyebabkan satu masyarakat bernama Supir Murib meninggal dunia di RSUD Mulia. Akibatnya, massa kembali melakukan serangan.

“Massa yang tadinya hanya membakar satu unit honai kembali ke Kampung Wuyukwi dan membakar dua unit, di antaranya rumah tingkat milik Kepala Distrik Wonwi dan honai yang dijadikan tempat berkumpulnya massa dan membakar delapan unit motor,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara mengaku telah berhasil membubarkan massa yang masih bertahan di seputaran rumah Kepala Distrik Wonwi yang dibakar.

“Saat ini personel gabungan masih melakukan patroli di sekitaran Kota Mulia guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan,” pungkas Kapolres. (Eka)