Black Pearls Perluas Jangkauan Flag Football ke Sekolah di Mimika
Papua60detik – Tim Flag Football Black Pearls terus berupaya perkenalkan olahraga flag football kepada generasi muda di Mimika. Kali ini, mereka sosialisasi dan praktik langsung permainan tersebut bersama para siswa SMA Negeri 1 Mimika, Jumat (7/3/2025).
"Olahraga ini sebenarnya sudah lama populer di Amerika, tetapi dua-tiga tahun belakangan ini berkembang di Indonesia tetapi cuma di kota besar seperti Jakarta dan Yogya," ujar perwakilan Black Pearls, Glen Radika Putra.
Dalam sosialisasi tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman tentang Asosiasi American Football Indonesia (AAFI) sebagai organisasi yang menaungi flag football di Indonesia. Selain itu, mereka juga dikenalkan berbagai aspek olahraga ini, seperti klasifikasi American Football, aturan permainan, jenis pertandingan (5 lawan 5 dan 8 lawan 8), serta ukuran lapangan.
Menurut Glen, keikutsertaan seorang atlet asal Timika dalam ajang nasional menjadi pemicu untuk mengenalkan olahraga ini lebih luas di daerah tersebut.
"Tahun lalu rekan kita Wrestle yang juga anak Timika asli, itu ikut Merdeka Bowl (Kejuaraan Tingkat Nasional Flag Football) di Yogya. Di situlah kemudian kita coba perkenalkan olahraga ini di sini, karena anak-anak Mimika itu punya fisik yang bagus, kemudian bertalenta juga," ungkapnya.
Para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan cara bermain flag football. Mereka diajarkan teknik dasar seperti melempar bola, menjalankan formasi, hingga cara menghentikan lawan dengan menarik flag yang terpasang di pinggang pemain.
Black Pearls juga memiliki rencana jangka panjang dalam pengembangan olahraga ini.
"Rencananya setelah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah lainnya, kedepan akan kami gelar turnamen ini antar sekolah, atau antar tim yang ada di Mimika," tambah Glen.
Komunitas flag football di Mimika semakin berkembang sejak didirikan pada Desember 2024. Black Pearls secara rutin mengadakan latihan di Lapangan Kuala Kencana setiap Minggu sore serta di Lapangan Futsal Kuala Kencana setiap Selasa pukul 17.00 WIT.
Dian Monikadewar, siswa SMAN 1 Mimika, mengaku sangat menikmati permainan tersebut.
"Saya paling senang sewaktu kita lari lalu menangkap bola yang dilempar oleh quarterback tadi," ujarnya dengan semangat.
Sementara itu, guru olahraga SMAN 1 Mimika, Maruba Hasugian, menilai kehadiran flag football sebagai hal positif bagi siswa yang ingin mengembangkan bakat di bidang olahraga.
"Olahraga ini sangat positif yah buat anak-anak, sehingga mereka bisa mengembangkan bakat mereka lagi (di luar olahraga seperti basket dan sepak bola), apalagi sudah ada sosialisasi tadi, terkait permainannya juga motivasi-motivasi juga," jelasnya.
Ia berharap setelah sosialisasi ini ada tindak lanjut berupa pembinaan dan kompetisi agar siswa lebih termotivasi untuk berlatih.
"Harapannya kita dari sekolah untuk pengembangannya lagi, kita bisa dilibatkan dan kami akan membuat klub, saya tadi juga sudah koordinasi dengan guru-guru olahraga yang lain," tambahnya.
Sebagai informasi, flag football merupakan variasi dari American Football yang lebih minim kontak fisik dibanding versi tradisionalnya. Jika dalam American Football pemain dihentikan dengan tekel fisik, dalam flag football lawan hanya perlu menarik bendera kecil (flag) yang terpasang di pinggang pemain lawan.
Olahraga ini mengutamakan kecepatan, strategi, dan kelincahan, sehingga dapat dimainkan oleh berbagai kalangan, termasuk pelajar. (Faris)