Distrik Kuala Kencana Usulkan Lagi 'Idolaku' di Musrenbang
Musrenbang Distrik Kuala Kencana, foto; Martha/Papua60detik
Musrenbang Distrik Kuala Kencana, foto; Martha/Papua60detik

Papua60detik - Distrik Kuala kencana prioritaskan pembangunan kantor distrik pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) pada hari Senin (24/02/2025).

Selain itu, dua kelurahan dan delapan kampung juga mengusulkan pembangunan rumah sehat dan pembangunan jalan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Ada juga program lama yang sudah pernah diajukan tahun sebelumnya yaitu Distrik Kuala Kencana 'Idolaku' (Indah Dipandang Orang Lingkungan Alam Kuala Kencana). 

Kepala Distrik Kuala Kencana, Yemi Gobai menyebut ada beberapa kegiatan untuk mewujudkan program Kuala Kencana Idolaku, seperti penanaman pohon dan taman di pinggir jalan. Ia juga meminta para pemilik usaha di pinggir jalan menanam pohon di sekitarnya. 

"Besok saya mulai sosialisasikan. Mereka harus tanam sendiri, jangan hanya bikin usaha terus dapat uang tapi tidak perhatikan lingkungannya," kata Yemi Gobai saat diwawancarai, Senin (24/02/2025). 

Soal kebersihan lingkungan, katanya, tahun lalu setiap lurah dan kampung sudah dibagikan mesin babat untuk mendukung kebersihan wilayah kerja masing-masing. 

Program prioritas lainnya adalah sosialisasi pembuangan sampah. Di kelurahan Karang Senang, pihaknya sudah mengusulkan untuk dibuatkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah sebelum diangkut. Apabila terealisasi, di,sana juga akan dijadikan tempat pemilahan sampah. 

"Sementara kami fokus di Karang Senang dulu. Kami akan bangun agak besar supaya itu nanti kami khususkan menjadi penampungan sementara sebelum diangkut ke Iwaka," pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan, Pembangunan Manusia Bappeda, Regina Wenda menyebut dari setiap usulan yang disampaikan kepala kampung dan lurah akan dikategorikan menjadi lebih penting, penting dan tidak terlalu penting.

Katanya, saat ini pemerintah daerah berada pada situasi yang mana wajib mengikuti arahan dan kebijakan pemerintah pusat. Khususnya masalah efisiensi, setiap program prioritas di daerah juga harus mendukung program dari pemerintahan pusat. 

"Ada skala prioritas di dalam pembangunan. Tetapi juga kebijakan pimpinan itu menjadi penting," harapnya. (Martha)