Dua Distrik di Yahukimo Ditetapkan Berstatus Tanggap Darurat
Warga di Yahukimo. Foto: Istimewa
Warga di Yahukimo. Foto: Istimewa

Papua60detik - Dua Distrik di Kabupaten Yahukimo, yakni Distrik Anggruk dan Distrik Panggema ditetapkan dalam status tanggap darurat akibat longsor pada akhir September dan awal Oktober lalu.

Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli mengatakan bahwa pemerintah daerah telah melaporkan situasi dan dampak bencana kepada Pemerintah Pusat melalui rapat koordinasi dengan Kementrian yang dikoordinir oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Di Distrik Anggruk pemerintah daerah telah mengambil langkah awal dengan mengirimkan bantuan bahan makanan dan bangunan untuk masyarakat yang terdampak bencana.

”Untuk Anggruk ada 36 kepala keluarga yang mengungsi karena rumahnya terancam, kita sudah kirim bantuan bahan bangunan agar masyarakat dapat membangun rumahnya kembali,” ujar Didimus saat dikonfirmasi, Kamis (26/10/2023).

Selain itu, akibat bencana longsor yang terjadi, Bupati mengaku terdapat 38 kebun milik warga rusak, 10 kepala keluarga kehilangan 46 ternak ayam dan 42 ekor babi

Sementara untuk kondisi di Distrik Panggema, lapangan terbang tertimbun tanah longsor. Beberapa rumah guru juga terkena imbas bencana.

“Untuk Panggema kita sudah lakukan langkah awal, dimana masyarakat secara swadaya telah diperbaiki dan melakukan reskonstruksi ringan untuk rumah guru dan masyarakat,” ujarnya.

Atas kondisi itu, diharapkan adanya perhatian dari Pemerintah Pusat, khususnya dukungan untuk perbaikan rumah warga yang terdampak bencana. (Amma)