KPA Papua Tengah Finalisasi Modul Pembelajaran Bahaya IMS dan HIV-AIDS untuk Sekolah
Papua60detik - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Tengah menjalin kerja sama dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam penyusunan modul pembelajaran bahaya HIV-AIDS yang akan diterapkan di sekolah dan perguruan tinggi di wilayah Papua Tengah.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat KPA Papua Tengah, Senin (11/11/2025) itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya pada Agustus yang membahas pembentukan modul tersebut.
"Kami bekerja sama dengan UPI agar modul ini bisa menjadi acuan pendidikan formal di sekolah-sekolah,” ujar Ketua KPA Provinsi Papua Tengah, Freny Anouw kepada awak media termasuk Papua60detik.id di Nabire, Selasa (11/11/2025) sore.
Langkah ini, kata dia, diambil karena penyebaran HIV di Papua Tengah dinilai semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan data terbaru, jumlah kasus mencapai 23.535 orang.
'Sosialisasi biasa tidak lagi cukup, sehingga dibutuhkan pendekatan sistematis melalui dunia pendidikan," katanya.
Lanjutnya, Modul tersebut akan diterapkan mulai dari kelas 4 SD hingga perguruan tinggi. Bentuknya materi muatan lokal khusus, bukan bagian dari pelajaran bimbingan konseling (BK),
"Tujuannya agar pelajar dan mahasiswa bisa memahami secara langsung bahaya HIV dan penyakit menular seksual (IMS)," ujarnya.
data KPA menunjukkan, kasus HIV banyak terjadi pada usia produktif, bahkan ada yang mulai dari usia 11–14 tahun. Karena itu, edukasi sejak dini menjadi hal penting,
Dalam modul yang disusun bersama UPI, materi akan mencakup pemahaman tentang HIV, IMS, serta kesehatan reproduksi bagi laki-laki dan perempuan.
Menurutnya, KPA berencana melakukan uji coba di dua hingga tiga sekolah di Nabire sebelum modul tersebut diterapkan di seluruh wilayah Papua Tengah,
“Program ini juga merupakan bagian dari visi dan misi Gubernur Papua Tengah untuk mewujudkan masyarakat sehat dan bebas HIV," ucapnya .
Menurutnya, langkah ini menjadi solusi nyata dalam menekan penyebaran HIV di kalangan generasi muda. (Elia Douw)