Pengurus BMT Merauke Baru Kembalikan Uang Nasabah Rp3 Miliar
Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Najamuddin. Foto: Ami/ Papua60detik
Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Najamuddin. Foto: Ami/ Papua60detik

Papua60detik - Pengurus dari koperasi Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Merauke masih menyicil pengembalian uang nasabahnya. Nilai pengembaliannya bervariasi, sesuai nilai tabungan para nasabah.

Kapolres Merauke melalui Kasat Reskrim, AKP Najamuddin mengatakan dari total dana nasabah yang disetorkan ke BMT, hampir setengahnya sudah dikembalikan.  

"Dari sekitar Rp 7 miliar, hampir 3 miliar lebih sudah dikembalikan," ujar Kasat Reskrim, di Polres Merauke, Rabu (6/9/2022).

Kabarnya, uang yang disetor nasabah itu sudah sempat dipinjamkan lagi kepada kreditor yang juga mengalami kendala saat pengembalian.

Sesuai dengan permintaan para nasabah, masalah itu tidak perlu dibawa ke ranah hukum, asalkan uang mereka dikembalikan. Perwakilan nasabah dari Kurik, Salor,Jagebob termasuk yang ada di Kota Merauke sudah bertemu dengan pengurus BMT untuk membicarakannya. 

Pertemuan lebih lanjut juga masih dilakukan untuk mendata nasabah.

"Kemarin sudah dicocokkan antara uang nasabah dengan aset maupun pinjaman BMT di kalangan kreditor sudah sinkron," katanya.

Saat ini BMT sudah  tidak aktif lagi menerima nasabah baru, tapi lebih fokus untuk pengembalian dana nasabahnya.

"Mudah-mudahan dalam setahun ini sudah tuntas. Kalaupun belum bisa, nanti dibicarakan lagi dengan para nasabah, bagaimana solusinya," kata Najamuddin.

Seperti diketahui mencuatnya masalah tersebut setelah puluhan perwakilan nasabah BMT mendatangi Polres Merauke dan membuat surat aduan. Nasabah mengadu ke polisi karena setiap bertemu pengurus BMT, tidak mendapat kepastian soal dana yang mereka tabung. (Ami)