PMI Mimika Berbagi Kasih di Empat Panti Asuhan
Ketua PMI Mimika, Johannes Rettob bersama anak-anak Panti Asuhan Laskar Pelangi, Sabtu (23/12/2023). Foto: PMI Mimika
Ketua PMI Mimika, Johannes Rettob bersama anak-anak Panti Asuhan Laskar Pelangi, Sabtu (23/12/2023). Foto: PMI Mimika

Papua60detik - Pengurus dan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Mimika serta Relawan Mimika berbagi kasih di empat panti asuhan, Sabtu (23/12/2023).

Kegiatan tersebut masih dalam rangkaian peringatan Hari Relawan yang jatuh setiap 26 Desember serta perayaan Natal dan Tahun Baru.

Empat panti yang disambangi yaitu, Hidyatush Shibyan, Santa Susana, Laskar Pelangi dan Baitur Rosul.

"Ini bentuk kepedulian kami dalam rangka hari Relawan dengan berbagi sedikit bingkisan kepada anak-anak panti asuhan. Kalau masih kurang, silakan sampaikan nanti kita usahakan," kata Ketua PMI Mimika, Johannes Rettob saat menyerahkan bingkisan dan kasur di Panti Asuhan Hidyatush Shibyan, Jalan Serui Mekar.

Di Panti Asuhan Hidyatush Shibyan sebanyak 30 anak yatim piatu yang dirawat. Selain itu, kisaran 300 anak setiap hari datang belajar agama.

Tim kemudian bergerak ke Panti Asuhan Santa Susana di Jalan SP2-SP5. Panti asuhan ini merawat 107 anak yatim piatu dan sebagian besar adalah anak asli Papua. Paling muda 6 bulan, tertua berusia 15 tahun. Sebanyak 86  di antaranya kini bersekolah dari jenjang TK sampai SMK.

Dua panti asuhan terkahir yang disambangi adalah Laskar Pelangi di Gang Flora, Jalan Hasanuddin dan Baitur Rosul di SP4.

Di Panti Asuhan Laskar Pelangi, John Rettob mengungkap keharuannya. Bagaimana tidak, anak yatim piatu di panti asuhan ini turut mengirimkan doa saat ia menjalani proses hukum dan sidang di Jayapura.

"Terima kasih untuk doa-doanya, sehingga saya bisa hadir bersama kalian di sini," kata John Rettob.

Ketua Harian Yayasan Ilmi Barokah yang mengelola Panti Asuhan Laskar Pelangi, Subhan Sahrun mengaku bersyukur, akhirnya John Rettob bebas dari segala perkara hukum.

"Karena proses hukum itu juga pukulan bagi kami. Dan doa kami diijabah," katanya. (Burhan)