Polres Nabire Kerahkan 400 Personel Amankan Mimbar Bebas Pelajar - Mahasiswa
Papua60detik - Polres Nabire menurunkan sebanyak 400 personel mengamankan aksi mimbar bebas solidaritas pelajar dan mahasiswa Papua Tengah di Karang Pasar Tumaritis, Nabire, Papua Tengah, Kamis (11/9/2025).
Sebanyak 200 personel ditempatkan di sekitar Pasar Karang Tumaritis. Sementara 200 lainnya disebar untuk pengamanan di beberapa titik, termasuk RSUD, Kalibobo, DPRK, hingga patroli ke wilayah Adaman.
“Kami tidak ingin aksi ini ditunggangi pihak lain yang bisa memicu kericuhan atau membuka titik-titik aksi baru. Prinsipnya kita jaga bersama keamanan di Kabupaten Nabire," kata Kapolres Nabire, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu.
Ia mengatakan, pihak yang melaksanakan mimbar bebas sebelumnya telah menyurat ke pihak kepolisian meski belum dilengkapi keterangan sesuai aturan.
“Pada prinsipnya kami tidak melarang atau membatasi aksi mimbar bebas. Hanya saja karena pemberitahuannya tidak lengkap, STTP belum bisa diterbitkan. Namun begitu, kegiatan tetap kami pantau agar berjalan aman dan tertib,” ujar Kapolres.
Solidaritas pelajar dan mahasiswa Papua Tengah mengajukan dua tuntutan utama. Pertama, pembebasan empat Tahanan Politik (Tapol) Negara Federal Republik Papua Barat (NFRPB) di Sorong. Kedua, menolak berbagai bentuk investasi yang mereka nilai merugikan masyarakat Papua
Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Marius Petege, menyatakan bahwa investasi yang masuk ke Tanah Papua, baik melalui program pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten justru membawa dampak buruk bagi rakyat kecil.
Aksi tersebut berjalan tertib dan massa berkomitmen tidak mengganggu arus lalu lintas. Area aksi dibatasi dengan tali rafia sebagai garis pembatas.
“Kami harap komitmen ini terus dijaga sampai kegiatan selesai,” kata Kapolres. (Elias Douw)