Pustu SP7 Terbakar, Dinkes Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Jalan
Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ibrani, foto; Martha/ Papua60detik
Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ibrani, foto; Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kampung Mulia Kencana (SP7) Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika terbakar pada 20 Januari 2025 lalu. Akibatnya, masyarakat kesulitan untuk mendapatkan layanan kesehatan. 

Guna memastikan warga tetap mendapatkan pelayanan, Dinkes membuka pos pelayanan di salah satu rumah warga. Alternatif lainnya, warga mendatangi rumah tenaga kesehatan yang memang tinggal di SP7.

"Paling pelayanannya juga disesuaikan, mereka datang ke rumahnya petugas, tetapi kita coba mempersiapkan tempat yang representatif untuk masyarakat, terutama ibu hamil, bayi, balita apalagi di malam hari, supaya pelayanannya, ada tempat yang tetap dan bisa optimal," kata Kepala Dinas Mimika, Reynold Ubra. 

Ia menjelaskan terkait pembangunan kembali Pustu tersebut belum bisa dilakukan sebab APBD 2025 sudah ditetapkan. Ia berharap pembangunan tersebut bisa masuk pada APBD Perubahan 2025.

"Mudah-mudahan kita bisa masukkan ke APBD perubahan tahun 2025 supaya pelayanan  kepada masyarakat tetap jalan," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Kampung Mulia Kencana Liweti Murib kepada wartawan mengatakan, pelayanan kesehatan untuk sementara diarahkan ke balai kampung setempat.

"Saya bawa mereka (petugas) untuk sementara di Balai Kampung, pelayanan di situ," ujar Liweti Murib, Selasa (28/1/2025). (Martha)