Sempat Terhambat Pembebasan Lahan, Jalan Petrosea-Bandara Mulai Dikerjakan
Tampak pengerjaan jalan Petrosea - Bandara Mozes. Foto: Faris/ Papua60detik
Tampak pengerjaan jalan Petrosea - Bandara Mozes. Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik - Sempat terhambat pembebasan lahan, pengerjaan jalan dari Bundaran Petrosea menuju Bandar Udara Mozes Kilangin Timika mulai dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika. 

Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp10 miliar lebih, dikerjakan CV Maina Jaya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Aldi Padua mengatakan pembangunan jalan tersebut kini sudah masuk tahap penggusuran. Pekerjaan ditargetkan rampung akhir Desember 

"Sudah dimulai, itu dimulai dari hari Senin itu kalau tidaj salah," ujarnya, Rabu (8/11/2023).

Terkait permasalahan lahan Aldi menerangkan, ada lima orang pemilik tanah. Mereka sebelumnya tidak setuju nilai dari hasil survey tim apprasial.

"Kini empat pemilik tanah sudah setuju dengan dan hanya ada satu pemilik tanah yang tidak berkenan dengan nilai yang ditetapkan apprasial. Dan untuk pembebasan lahan ini, pemerintah mengucurkan anggaran sebesar Rp13 milliar," katanya.

Setelah nilainya keluar, katanya, pihaknya difasilitasi anggota DPRD Mimika bertemu dengan pemilik tanah mencari solusi.

"Karena ada namanya ibu Yuliana Beanal belum menyetujui harga tanahnya. Tapi kan kalau 4 orang sudah menyetujui kan sudah tidak ada masalah. Karena ini untuk kepentingan pembangunan jalan menuju bandara yang mana itu jantung kota jadi kita harus buka," terang Aldi.

Jalan tersebut rencananya sepanjang 700 meter dengan lebar 40 meter. 

"Target pembangunannya di tahun ini kita selesaikan. Kita perkirakan di pertengahan Desember selesai. Yang penting tidak ada hambatan di lapangan, pasti selesai di tahun ini," pungkasnya.(Faris)