Tanpa Anggaran, Dinas Ketahanan Pengan Nekat Jalankan Operasi Pasar Murah
Papua60detik - Meski tanpa anggaran, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika nekat menjalankan operasi pasar murah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika Yulius Koga mentaktisinya dengan kerja sama dengan 5 perusahaan distributor.
“Jadi saya berani ambil risiko, anggaran belum ada, kami jalan ini tidak ada anggaran, kami hanya kerja sama dengan distributor-distributor. Kami bicara dengan mereka posisi anggaran kami begini, kami sepakat dengan Bulog, nanti ada anggaran baru kami bisa bayar,” kata Julius saat ditemui wartwan pada operasi pasar murah di Pelabuhan Pomako, Jumat (3/11/2023)
Anggaran program pasar murah dari APBD Induk 2023 sebesar Rp1.5 miliar telah habis sejak bulan Agustus kemarin. Sementara APBD Perubahan 2023 baru saja selesai dievaluasi di Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Pada APBD Perubahan, operasi pasar murah mendapat anggaran sebesar Rp3 miliar sudah dengan Intervensi pasar menuju Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
“Terus yang kita mulai dari Oktober ini dari perubahan, mereka tambah Rp3 Miliar, bagaimana kami habiskan jadi kami tingkatkan operasi pasar murah dengan turun dua kali seminggu," katanya.
Lanjut Yulius, dalam waktu dekat Dinas Ketahan Pangan akan kembali turun melakukan Operas Pasar Murah Di Pesisir Mimika.
“Seminggu kami dua kali operasi pasar murah terakhir di Sp3 kami sengaja agar lebih dekat dengan warga supaya mereka bisa beli,” pungkasnya. (Faris)