Theresia dari Kampung Miyoko Manfaatkan Daun Pisang Jadi Cuan
Papua60detik - Daun pisang ternyata memiliki nilai ekonomis dan bisa dijadikan peluang usaha yang menghasilkan cuan.
Tingkat keperluan masyarakat dapat dilihat dari fungsi daun pisang yang banyak digunakan sehari-hari. Seperti membungkus makanan, membungkus tempe bagi pelaku usaha tempe dan masih banyak lagi.
Hal itu dirasakan langsung oleh pendagang daun pisang, Theresia. Dia mengatakan daun pisang ini adalah hasil dari kebun sendiri.
"Kita punya pohong pisang, buahnya bisa dijual, jantung pisangnya juga, dan daun pisang ini," kata Theresia, Rabu (24/04/2024).
Theresia biasa jualan di Pasar Sentral Timika bersama Mama-Mama yang lain. Bukan jarak yang dekat, mereka datang dari Kampung Miyoko, salah satu kampung yang berada di Distrik Mimika Tengah.
Ongkos perjalanan mereka juga tidak tanggung-tanggung, dari pelabuhan sampai ke pasar capai Rp40 ribu per hari. Belum termasuk ongkos kapal dari pelabuhan ke kampung maupun sebaliknya.
"Pagi-pagi kita sudah berangkat dari kampung naik kapal. Dari pelabuhan kita naik bis. Kadang kita sampai di pasar sudah siang kalau bisnya terlambat datang," tambahnya.
Keluarga Theresia sudah lama menjual daun pisang. Mulai dari Nenek turun ke orang tuanya kemudian dilanjutkan oleh Theresia. Kata Theresia, walaupun hasil penjualan daun pisang tidak menentu, tapi itu bisa menambah pemasukan untuk biaya hidup sehari-hari.
"Tidak tentu berapa per hari, tergantung kebutuhan pelanggan. Biasanya penghasilan paling tinggi itu jelang hari raya, karena kita juga menjual bungkus ketupat yang kita anyam sendiri," terangnya.
Theresia juga menyampaikan rasa senangnya karena bisa berjualan. Dia berharap supaya setiap harinya ada pelanggan yang datang untuk membeli daun pisangnya. (Martha)