Tiba di Merauke, Apolo Safanpo & Paskalis Imadawa: Tidak Ada Dendam dan Kebencian
Masyarakat antusias menjemput Gubernur Apolo Safanpo dan Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa di Merauke, Selasa (04/03/2025). Foto: Josua/ Papua60detik
Masyarakat antusias menjemput Gubernur Apolo Safanpo dan Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa di Merauke, Selasa (04/03/2025). Foto: Josua/ Papua60detik

Papua60detik - Ribuan warga Merauke memadati Bandara Mopah sejak pukul 07.00 WIT untuk menyambut kedatangan Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo dan Wakil Gubernur Paskalis Imadawa, Selasa (04/03/2025).  

Euforia terlihat di sepanjang rute penjemputan, menandai awal kepemimpinan baru di provinsi termuda ini. 

Setelah mendarat, Gubernur dan Wakil Gubernur mengikuti prosesi penyambutan adat yang dimulai dari Bandara Mopah dan berlanjut melintasi jalan utama sebelum tiba di lapangan Mandala. Di sana, masyarakat menampilkan tarian-tarian adat sebagai bentuk penghormatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa lintas agama sebagai simbol persatuan dan rasa syukur.  

Dalam orasinya, Wakil Gubernur Paskalis Imadawa mengungkapkan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan. Ia menekankan pentingnya rekonsiliasi pasca pemilihan dan mengajak semua pihak bersatu membangun Papua Selatan.  

"Pertarungan politik sudah selesai, kini saatnya kita bersinergi. Tidak ada dendam, tidak ada kebencian, yang ada hanya semangat untuk membangun daerah ini bersama," ujar Paskalis.  

Ia menegaskan bahwa pemerintahan yang baru akan berjalan profesional tanpa diskriminasi.  

"Saya akan bekerja untuk semua, bukan hanya untuk mereka yang memilih kami. Kompetensi dan profesionalisme akan menjadi dasar utama dalam menjalankan pemerintahan," tambahnya.  

Sementara itu, Gubernur Apolo Safanpo mengajak masyarakat untuk melihat perjalanan panjang pembangunan Papua Selatan sebagai sebuah tanggung jawab bersama.  

"Sejarah mencatat bahwa wilayah ini telah mengalami perkembangan sejak lama, dari masa leluhur hingga kini. Dengan adanya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2022 yang menetapkan Papua Selatan sebagai daerah otonomi baru, kita semua memiliki tanggung jawab untuk membawa provinsi ini ke arah yang lebih maju," jelas Apolo.  

Ia mengajak seluruh komponen masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan seluruh lapisan masyarakat bersatu.

"Mari kita bangun negeri ini, kita hantar masyarakat kita mencapai kemakmuran dan kesejahteraan yang dicita-citakan oleh leluhur dan para orang tua kita," tutupnya. (Josua)