Tipu Polisi, HBR Ngaku Dibegal dan Dibuang ke Parit
HBR didampingi orangtuanya mendatangi Polsek Mimika Baru. Foto: Salmawati Bakri/Papua60detik
HBR didampingi orangtuanya mendatangi Polsek Mimika Baru. Foto: Salmawati Bakri/Papua60detik

Papua60detik - HBR, yang sebelumnya melaporkan bahwa dirinya dibegal, dianiaya lalu dibuang ke parit dalam kondisi pingsan pada Selasa(22/6/2021) lalu ternyata hanya tipu-tipu belaka.

HBR akhirnya mengakui, malam itu ia mengalami kecelakaan tunggal karena berkendara dalam pengaruh minuman beralkohol.

Setelah menabrak pembatas jalan, ia bergegas tidur di bawah kolong sebuah kios sekitar 100 meter dari motornya.

Motornya yang ia laporkan dirampas oleh pelaku begal imajinasinya ternyata ditemukan warga dalam kondisi rusak parah.

"Saya dan keluarga ke sini meminta maaf kepada masyarakat Mimika dan Kepolisian Sektor Mimika Baru," katanya.

HBR mengaku, saat membuat laporan palsu di Mapolsek Miru, ia masih dalam pengaruh minuman keras.

"Laporan pertama, yang saya lapor tidak betul dan tidak benar. Karena saya dipengaruhi minuman keras, alkohol. Maka saya nyatakan laporan pertama dicabut," ujarnya.

Aparat kepolisian yang kena prank atas laporan tipu-tipu sempat jengkel. Laporan itu telah bikin masyarakat khawatir karena merasa Timika lagi darurat begal.

Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Iptu Lexi Medianto mengatakan, kejadian serupa sering terjadi di Kabupaten Mimika. Mereka biasa mendapat laporan tak sesuai fakta.

"Timika ini sudah aman, saat ini banyak oknum yang sebarkan keterangan hoax bahwa dirinya dibegal di jalan, padahal dia sendiri mabuk berat, karena kita kepolisian tahu sudah tidak ada begal di Kabupaten Mimika," ucap Lexi. (Salmawati Bakri)