7 Korban Longsor Tembagapura Telah Dimakamkan
Pemakaman tujuh korban banjir dan longsor di Tembagapura. Foto: Istimewa
Pemakaman tujuh korban banjir dan longsor di Tembagapura. Foto: Istimewa

Papua60detik - Tujuh korban akibat banjir dan longsor di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika telah dimakamkan di Mile 69, Senin (15/7/2024).

Adapun identitas ketujuh korban, yakni Alex Dang, Eminus Dang, Atiu Wamang, Demiante Numang, Mina Kogoya serta dua anak bernama Pekinus Wamang dan Alince Dang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika, Mozes Yarangga mengatakan, banjir dan longsor terjadi akibat tingginya curah hujan selama tiga hari berturut-turut, sejak 11 Juli 2024 yang menguyur Distrik Tembagapura. Empat kampung terdampak banjir dan longsor tersebut.

“Ini di luar dari IUPK PT Freeport, kalau dari Kampung Banti kita jalan ke sana itu 7 kilometer,” kata Moses Rabu (17/7/2024).

PTFI sendiri telah menyalurkan bantuan berupa sembako dan terutama untuk pemakaman ketujuh korban.

Kepala Distrik Tembagapura Thobias Yawame mengatakan, tujuh korban tersebut bukan penduduk yang berdomisili di distrik tembagapura. Mereka kataya berasal dari Kwamki Narama, SP9 dan SP12.

Thobias menyebut terdapat 14 titik aktifitas tambang tradisional di Tembagapura. Lokasinya mulai dari Utikini sampai Mile 72. 14 titik ini menurutnya berisiko bagi keselamatan masyarakat. (Faris)