Aniaya Anak Tiri & Temannya, Pria ini Dicari Polisi
Korban penganiayaan di Jalan Leo Mamiri Papua Indah 1, pada Senin 10 Februari 2025 sekitar pukul 23.30 WIT. Foto: Istimewa
Korban penganiayaan di Jalan Leo Mamiri Papua Indah 1, pada Senin 10 Februari 2025 sekitar pukul 23.30 WIT. Foto: Istimewa

Papua60detik - Seorang pria berinisial AP dilaporkan ke polisi karena menganiaya anak tiri berinisial BA dan temannya berinisial JA dengan senjata tajam di Jalan Leo Mamiri Papua Indah 1, Timika pada Senin 10 Februari 2025 malam.

"Saya lagi di Sorong, tetapi keterangan dari adik saya dia bilang pulang kerja di depan rumah tiba-tiba bapak (tiri) keluar dengan sajam yang mengenai adik saya dan temannya," ungkap kakak korban bernama Simon kepada papua60detik.id, Selasa (11/2/2025). 

Simon bilang, saat ini kedua korban sedang berada di rumah sakit menjalani perawatan intensif, rencananya akan dilakukan tindakan operasi. 

Adik bungsunya, Bryan pada Selasa pagi telah membuat laporan polisi (LP) di SPKT Polres Mimika. Polisi kini sedang mencari AP.

Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Rian Oktaria menceritakan, JA mengantar BA ke rumahnya di Jalan Leo Mamiri Papua Indah 1, sekitar pukul 23.25 WIT. Sampai di rumah, JA hendak membuka jok sepeda motor mengambil tas BA. Tiba-tiba AP menyerang dan menganiaya JA pada pundak kanan dan perut sebelah kiri.

"Korban berlari ke arah kantor Lanal setelah sampai di Lanal korban mengamankan diri kemudian dilakukan perban di lukanya oleh anggota TNI AL. Setelah itu korban diantar ke RSUD," ujar Rian kepada papua60detik.id, Selasa malam. 

Usai menganiaya JA, pelaku  menuju ke arah BA dan langsung menganiayanya pada tangan kiri, jari jempol dan kepala belakang sehingga membuat BA hampir hilang kesadaran.

"BA langsung berlari ke dalam rumah untuk meminta pertolongan mamanya, setelah tiba di rumah BA memberitahukan kepada mamanya kalau bapak tirinya menganiaya BA," kata Kasat Reskrim.

Saat ini ke dua korban sedang dalam perawatan di RSUD Mimika. Motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap dua korban masih belum diketahui, polisi masih melakukan penyelidikan. 

"(Motif pelaku) masih kita dalami," pungkasnya. (Eka)