HUT ke-79 TNI, Prajurit Dituntut Utamakan Tugas dan Kepentingan Rakyat
Danlanal Timika, Letnan Kolonel (Letkol) Laut (P), Benedictus Hery, Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito dan komandan satuan TNI-Polri lainnya. Foto: Martha/ Papua60detik
Danlanal Timika, Letnan Kolonel (Letkol) Laut (P), Benedictus Hery, Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito dan komandan satuan TNI-Polri lainnya. Foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Puncak peringatan HUT ke-79 TNI di Kabupaten Mimika dipusatkan di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika, SP3, Kamis (05/10/2024).

Danlanal Timika, Letnan Kolonel (Letkol) Laut (P), Benedictus Hery bertindak sebagai inspektur upacara.

Adapun tema yang diusung pada ulang tahun kali ini adalah 'TNI Modern Bersama Rakyat Siap Mengawal Suksesi Kepemimpinan Nasional untuk Indonesia Maju.' 

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan tema tersebut mengandung makna parjurit TNI adalah pilar pertahanan memiliki peran dan tanggung jawab menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI serta mendukung percepatan program pembangunan nasional dan ketahanan negara dalam mewujudkan Indonesia maju. 

Prajurit juga dituntut mengedepankan tugas dan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi.

"Oleh karenanya, prajurit TNI harus bekerja keras dan bekerja ikhlas dengan memaksimalkan kemampuan, memanfaatkan  peluang, memberikan kepedulian terhadap  lingkungan sekitar, dan bertanggung jawab  terhadap tugas yang dilaksanakan dan  sinergitas bersama komponen bangsa lainnya," pesan Panglima TNI. 

Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh prajurit atas dedikasi dan integritas dalam menjalankan tugas, sehingga TNI hingga saat ini terus mendapatkan kepercayaan dan tempat di hati rakyat Indonesia. 

"Namun, hal tersebut janganlah membuat kita lengah dan berbangga diri, karena ada hal-hal yang harus kita benahi, sehingga TNI benar-benar bisa diandalkan dalam menjaga kedaulatan bangsa,  melindungi keutuhan wilayah NKRI," tambahnya. 

Ia mengingatkan dengan semakin dekatnya pelantikan Presiden terpilih, Prabowo Subianto, TNI harus selalu waspada dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu provokatif yang berusaha memecah belah solidaritas TNI. (Martha)