Kritik Jembatan Merah, DPRD Mimika: Jangan Gaya-gayaan, Benahi SDM
Anggota DPRD Mimika, Thobias Maturbongs. Foto: Eka/ Papua60detik
Anggota DPRD Mimika, Thobias Maturbongs. Foto: Eka/ Papua60detik

Papua60detik - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika akan membangun jembatan merah yang menghubungkan antara Jalan Irigasi Ujung dan Jalan Poros SP5 Timika, Mimika. 

Pembangunan itu akan menelan anggaran sebesar 35 miliar dengan panjang jembatan 60an meter dan luas jalan tujuh meter plus trotoar kiri satu meter dan kanan satu meter. 

Bentuknya dibuat melengkung seperti jembatan merah di Jayapura. 

Menanggapi rencana itu, anggota DPRD Mimika Thobias Maturbongs mengatakan lebih bermanfaat lagi jika anggaran itu dialihkan untuk kebutuhan masyarakat, seperti pengembangan sumber daya manusia.

"Kebutuhan masyarakat masih banyak di pendidikan dan kesehatan. Lebih baik bangun di pesisir dan gunung dan fokus perbaiki SDM kita," ujar Thobias, Kamis (4/7/2024). 

Kata Thobias, saat ini belum saatnya untuk membangun jembatan tersebut karena masih banyak hal urgent lainnya. 

"Kalau jembatan itu boleh lah, tapi tidak untuk saat ini. Karena masih banyak kepentingan masyarakat yang lain," katanya. 

Apalagi katanya, visi Plt Bupati Mimika Johannes Rettob membangun daerah ini dari kampung ke kota. 

"Tetapi dalam perjalanan tidak terlaksana. Jadi pembangunan jembatan merah itu jangan buat gaya-gaya," pungkasnya. (Eka)