Luis Fernando & Novita Wahyuni Pimpin GMKI Timika 2024 - 2026
Kanan ke kiri, Ketua Cabang GMKI terpilih Luis Fernando Afeanpah, Korwil XII Tanah Papua PP GMKI Mince Oiyautiou dan Sekretaris terpilih Novita Wahyuni. Foto: Faris/ Papua60detik
Kanan ke kiri, Ketua Cabang GMKI terpilih Luis Fernando Afeanpah, Korwil XII Tanah Papua PP GMKI Mince Oiyautiou dan Sekretaris terpilih Novita Wahyuni. Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik - Luis Fernando Afeanpah dan Novita Wahyuni terpilih sebagai ketua dan  sekretaris masa bakti 2024-2026 pada Konperensi Cabang (Konpercab) II Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Timika, di hotel Swiss bell-in Timika, Sabtu (27/7/2024).

Konperensi dihadiri tiga komisariat di GMKI Cabang Timika sebagai peserta penuh.

Koodinator Wilayah (Korwil) XII tanah Papua Pengurus Pusat  GMKI, Mince Oiyautiou yang ikut mengawal prosesi Konpercab mengucapkan terima Kasih kepada Badan Pengurus Cabang (BPC) GMKI Timika masa bakti 2022-2024 yang telah mengurus cabang selama dua tahun.

“Selamat atas terpilihnya ketua cabang dan sekretaris cabang terpilih GMKI Timika Masa Bakti 2024-2026. Kiranya bung bing yang terpilih menjadi pimpinan cabang selalu mengandalkan Tuhan dalam menjalankan roda organisasi dan pelayanan selama dua tahun ke depan dan atas nama pengurus pusat kami sampaikan terima kasih kepada semua yang telah mendukung terselenggaranya Konpercab IK GMKI Timika,” pesannya. 

Ketua cabang terpilih GMKI Timika, Luis Fernando berjanji akan menjalankan roda organisasi GMKI cabang Timika sesuai peraturan organisasi.

“Terima kasih bung dan bing yang telah memilih kami. Kami berjanji akan membawa bendera organisasi GMKI berkibar di Kabupaten Mimika. Apa yang baik di periode kemarin akan kami lanjutkan, dan apa yang belum terealisasi akan kami realisasikan di periode ini,” kata Luis.

Sementara itu ketua demisioner GMKI Timika, Richard Arthur Tutu mengingatkan ketua terpilih bahwa GMKI merupakan rumah belajar dan bertanggung jawab untuk bangsa negara.

“Untuk itu di masa bakti kalian berikut ini, fokuslah pada pelatihan-pelatihan untuk membentuk karakter kader yang memiliki spritualitas, profesional dan berintegritas,” pesannya. (Faris)