Oknum Polisi Pukul Warga Saat Orasi, Kapolres Biak Numfor Minta Maaf
Papua60detik – Viral video yang mempertontonkan pemukulan terhadap seorang warga sipil oleh oknum polisi saat berorasi di depan Kantor Kepolisian Resor Biak Numfor, Jumat (12/07/2024) kemarin
Kapolres Biak Numfor, AKBP Arie Trestiawan menyebut, warga sipil yang jadi korban pemukulan bernama Yahn Muabuai. Ia menyayangkan dan meminta maaf atas perilaku oknum anggotanya.
Kapolres mengaku apabila oknum tersebut bersalah akan ditindak sesuai prosedur.
“Saya sebagai Kapolres Biak Numfor sangat menyayangkan perilaku oknum anggota Polres Biak Numfor yang melakukan hal tersebut,” ucap Kapolres seperti di dalam rilis Humas Polda Papua.
Ia meminta, warga yang ingin mengkritik atau memberi saran atas kinerja Polres Biak Numfor agar melakukannya sesuai prosedural. Kritik katanya jadi masukan dan bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja.
“Kami tidak anti kritik dan akan menerima apapun masukkan dan saran dari masyarakat,” imbuhnya.
Sebelumnya, Kasi Humas Polres Biak Numfor, Ipda Joko Susilo mengatakan, oknum polisi yang diduga melakukan kekerasan telah diperiksa secara internal.
Video tersebut dibagikan secara massal dan beredar luas di media sosial. Polres Biak Numfor mendapatkan sorotan tajam. Sejumlah opini pun berkembang luas menanggapi peristiwa itu.
“Polres sudah mengambil langkah-langkah pemeriksaan internal kepada yang bersangkutan. Kapolres melalui Wakapolres telah memberikan hukuman tindakan indisipliner kepada oknum tersebut. Kita tidak ingin institusi ini mendapatkan citra yang buruk di hadapan masyarakat,” kata Joko.
Dalam video, terlihat dua orang anggota berlari keluar menghampiri warga yang sedang orasi tunggal menggunakan pengeras suara.
Ia pun mengakui terjadi pelemparan batu ke arah yang warga yang berorasi oleh oknum anggota Polres Biak Numfor.
“Itu spontanitas, hanya kerikil kecil, tidak ada batu besar di sini. Itu juga spontan karena dalam kondisi panas dan saat itu sedang latihan, mereka diganggu dengan orasi seperti itu,” katanya.
Ia lantas mempersilakan korban membuat laporan secara tertulis di Mapolres Biak Numfor.
“Kejadian ini, sebenarnya terjadi pada Jumat sekitar pukul 10.30 WIT, saat anggota melakukan persiapan pelaksanaan penjemputan dan pelepasan jabatan Kapolres Biak Numfor, dengan jadwal latihan tradisi upacara pedang pora,” ucapnya. (Burhan)