Polisi Sita Senapan Angin yang Dibawa Pendukung Sambut Salah Satu Paslon
Kapolres Mimika AKBP I Komang Budiartha. Foto: Eka/ Papua60detik
Kapolres Mimika AKBP I Komang Budiartha. Foto: Eka/ Papua60detik

Papua60detik - Polisi sita senapan angin yang dibawa warga saat penyambutan salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Mimika di Kampung Utikini SP12, Distrik Kuala Kencana, Mimika pada 19 Oktober lalu. 

Baik pemilik senapan angin maupun pasangan calon telah mendatangi Polres Mimika dan menyerahkan senapan angin tersebut pada Jumat (25/10/2024).

"Yang jelas itu bukan senjata api. Itu senapan angin, senapan angin yang memang mereka lakukan hal itu untuk tarian penjemputan, tapi senjata itu sengaja dimodif seolah-olah senjata betulan," kata Kapolres Mimika AKBP I Komang Budiartha.

Katanya, pemilik membawa senjata itu saat penjemputan hanya sekadar buat gagah-gagahan. Senapan angin tersebut pun sudah tidak lagi berfungsi.

"Kami imbau mereka agar tidak lagi melakukan seperti ini. Karena meresahkan masyarakat. Tadi paslon yang datang sama ketua tim memohon maaf karena ketidaktahuan mereka masalah undang-undang darurat," ucapnya. 

Ia memastikan, peristiwa itu hanya bentuk euforia dari massa pendukung Paslon, tak ada maksud lain. (Eka)