Posyandu di Mimika Banyak, Tapi Belum Level Mandiri
Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra. Foto; Martha/Papua60detik
Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra. Foto; Martha/Papua60detik

Papua60detik -  Hingga saat ini warga belum begitu familiar dengan yang namanya Posyandu. Oleh karena itu diperlukan strategi khusus agar warga rutin datang ke Posyandu.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra mengaku sudah mengupayakan cara jemput bola. Misalnya duduk bersama dengan MUI, ketua-ketua klasis, paroki untuk sama-sama mendiskusikan Posyandu. 

"Semua orang harus terlibat, saya yakin pasti bisa. Memang pada level-level tertentu harus bisa membuat suatu strategi marketing yang menarik. Tidak cukup dengan lomba Posyandu atau lomba balita sehat seperti biasa," ujar Reynold Ubra saat diwawancarai, Selasa (03/09/2024). 

Ia menjelaskan Posyandu adalah salah satu pendekatan partisipasi masyarakat yang merupakan indikator kinerja pemerintah daerah. 

Dalam Permendagri sudah diatur bahwa ketua Pelaku Kerja Operasional (Pokjanal) adalah Sekda. Sementara Posyandu yang ada di tingkat kelurahan maupun kampung diketuai oleh Kepala Distrik. 

"Ini yang harus diawasi. Hari ini sudah banyak Posyandu, tetapi yang mandiri berapa? Ada dana desa, ada otonomi khusus, Posyandu kita semua masih pratama," tambahnya. 

Ada 4 level posyandu. Kata Reynold, Posyandu yang hebat adalah posyandu level mandiri. Hal itu bukan hanya dilihat dari dana desanya saja tetapi keaktifannya. Dalam 12 bulan minimal buka delapan kali. Didukung kader posyandu dengan rasio 1 kader terhadap 50 sasaran bayi, balita maupun ibu hamil. Cakupan imunisasi dasar lengkap, serta penerapan 5 meja.

"Saya sangat bangga dengan mama-mama kader di Posyandu. Idealnya itu satu kampung satu posyandu dengan 50 anak. Sekarang ini satu posyandu 2000, mama-mama kadernya hanya lima orang tidak bisa ke mana-mana lagi," terangnya. 

Reynold mengungkapkan saat ini sudah ada SK Bupati terkait Pokjanal untuk medorong keaktifan Posyandu. Namun, untuk menjalankan program Posyandu ini diperlukan kerja sama semua pihak termasuk masyarakat. 

"Dan yang bagusnya sekarang perusahaan swasta di Mimika juga sudah ambil peran untuk mengurus Posyandu," pungkasnya. (Martha)