Rampungkan Formasi 600, 19 CPNS Diklat Hari ini
Penyematan tanda peserta diklat CPNS Formasi 600 oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Septinus Timang, Foto: Faris/Papua60detik
Penyematan tanda peserta diklat CPNS Formasi 600 oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Septinus Timang, Foto: Faris/Papua60detik

Papua60detik - Sebanyak 19 peserta CPNS dari formasi 600 tahun 2021 mengikuti kegiatan Diklat Prajabatan di Hotel Chendrawasi 66, Timika, Senin (21/10/2024). Diklat ini merupakan bagian dari Gelombang II dan III yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika. 

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Septinus Timang, menjelaskan bahwa 19 peserta ini merupakan bagian dari formasi K2 yang berjumlah 600 tahun 2021, Peserta telah menyelesaikan tahapan administrasi yang sebelumnya tertunda, dan kini mereka akan mengikuti pelatihan selama kurang lebih 78 jam, dengan durasi satu minggu.

“Mereka ini dari formasi K2, jadi tidak dipush seperti yang latsar formasi umum. Kalau formasi umum tiga bulan, mereka hanya satu minggu karena sebelumnya sudah menjadi honorer dan memahami tugas-tugas dasar, tinggal dibekali materi tambahan,” jelas Septinus. 

Ia menambahkan bahwa TMT (Terhitung Mulai Tanggal) bagi peserta ini akan disamakan dengan rekan-rekan mereka yang telah lebih dahulu diangkat dari formasi 600.

Menurut Septinus, keterlambatan 19 peserta ini disebabkan oleh beberapa kelengkapan administrasi seperti ijazah yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Meski demikian, mereka tetap dipersiapkan dengan materi yang sama seperti peserta lainnya.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), CPNS dan PPPK merupakan bagian penting dari ASN yang memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pemerintahan dan pembangunan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi ASN menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Diklat Prajabatan ini.

Diklat Prajabatan ini bertujuan untuk mempercepat penyesuaian diri para peserta CPNS dengan lingkungan kerja, serta membekali mereka dengan kompetensi yang diperlukan untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

“Peserta diharapkan agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti diklat ini dengan menaati semua peraturan yang telah ditetapkan, sebab kompetensi yang tinggi sangat diperlukan untuk memenuhi tuntutan masyarakat terhadap pelayanan ASN,” kata Septinus.

Sekretaris Badan Pengembangan Sumberdaya Aparatur (BPSDA) Provinsi Papua, Boyke Semuel Jufuway menambahkan bahwa materi yang diberikan dalam Diklat Prajabatan ini mencakup pengembangan karakter, bela negara, manajemen ASN, Smart ASN, serta kurikulum baru yaitu "Berakhlak". Kurikulum ini dirancang untuk membekali peserta dengan nilai-nilai profesionalisme, serta pemahaman tentang hak dan kewajiban mereka sebagai ASN.

“Kami berharap mereka bisa bekerja secara profesional dan melayani masyarakat dengan baik setelah menyelesaikan diklat ini,” ujar Boyke. 

Ia menegaskan bahwa dengan rampungnya Diklat ini, para peserta akan segera bergabung dengan rekan-rekannya yang sudah lebih dulu menjalani prajabatan di tahun sebelumnya. (Faris)