Sudah Dibagi, DPA Masih Akan Direvisi untuk Efisiensi
Pegawai Pemkab Mimika usai apel pagi di Kantor Sentra Pemerintahan. Foto; Martha/ Papua60detik
Pegawai Pemkab Mimika usai apel pagi di Kantor Sentra Pemerintahan. Foto; Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Pj Sekretaris Daerah Mimika, Petrus Yumte ingatkan terkait efisiensi anggaran pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Ia menyebut Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang sudah dibagi masih akan ada perubahan untuk menyesuaikan pagu, terutama infrastruktur, dana Otsus, dan Dana Alokasi Khusus (DAK). 

Untuk itu, hari ini akan ada pertemuan seluruh kepala OPD dan tim anggaran untuk membahas lebih lanjut terkait pengurangan dan penyesuaian terkait dengan perubahan pagu dari pusat.

Hal itu sesuai dengan surat edaran pemerintah pusat dan imbauan Presiden Prabowo Subianto terkait efisiensi anggaran di tahun 2025. 

Kata Petrus, anggaran perjalanan dinas dikurangi menjadi 50 persen. Apabila di tahun kemarin OPD rajin melakukan perjalan dinas, tahun ini sudah harus melakukan pengurangan dan tinggal di Timika. 

"Kalau bisa anak buah satu dua orang yang berangkat. Jangan sedikit-sedikit ini juga jalan, itu juga jalan, akhirnya sebelum Juni sudah habis uang," kata Petrus saat memimpin apel, Senin (10/02/20205). 

Selain itu, rapat, sosialisasi, Bimbingan Teknis (Bimtek) sedapat mungkin dikurangi bahkan ditiadakan. Misalnya rapat, bisa diikuti 5 orang di ruangan terbatas tidak perlu sewa tempat, makan minum dan lainnya. 

"Ini bukan dari saya. Bisa baca di edaran dan juga imbauan presiden. Karena itu, 2025 ke depan ini berkait dengan kebijakan pemerintah pusat, semua di daerah kita harus merapatkan tali pinggang kita mengikuti apa yang diarahkan dari pusat," tambahnya. 

Petrus Yumte meminta, agar arahan dari Presiden ini bisa dimengerti dan menjadi kesepakatan bersama. Kebijakan rasionalisasi bukan hanya terjadi di daerah tapi juga di kementerian. Anggaran efisiensi akan dipergunakan untuk pelayanan publik dan hal-hal lain sesuai kebijakan pemerintah pusat. Termasuk makan gratis untuk anak-anak di sekolah.

"Teman-teman di OPD, saat ini kita mulai singsingkan kekuatan kita untuk menjaga apa yang menjadi kebijakan pusat buat kita semua," pungkasnya. (Martha)