Susu Sapi Bakal Diganti Susu Ikan Pada Program Makan Bergizi, Ini Tanggapan Dinas Perikanan Mimika
Ilustrasi anak minum susu. Foto: Weder Soares Dos Santos - pexels
Ilustrasi anak minum susu. Foto: Weder Soares Dos Santos - pexels

Papua60detik - Muncul wacana mengganti susu sapi dengan susu ikan pada program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang jadi program andalan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah mendorong susu ikan menjadi sumber alternatif pengganti susu sapi.

KKP menyebut susu ikan merupakan minuman protein salah satu produk turunan dari Hidrolisat Protein Ikan (HPI) yang diolah dan disajikan menyerupai susu. Produk itu merupakan salah satu hasil hilirisasi perikanan yang saat ini terus digalakkan KKP.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mimika Anton Welerubun mengaku masih terlalu jauh jika membicarakan susu ikan di Mimika.

"Jadi kalau kita bicara soal (susu ikan) itu ya terlalu jauh, kita harus gandeng pelaku-pelaku usaha. Jadi sementara di sini hanya baru sebatas cold storage, belum ada pabrik-pabrik pengolahan ikan," ujarnya. 

Pengolahan ikan  di Mimika masih skala masih home industri yang mengolah ikan menjadi nugget atau bakso ikan. 

"Jadi, kita tidak usah bicara jauh soal susu ikan dahulu, kita lagi mencoba untuk membangun komunikasi dengan para investor untuk pengolahan seperti menjadi ikan sarden, ikan kaleng itu, dan pengolahan sejenisnya," jelasnya. 

Katanya, jika pemerintah pusat menggunakan susu ikan, di Timika akan menyesuaikan atau diganti dengan yang sama kandungan proteinnya. (Eka)