Temuan Kasus Malaria di Puskesmas Timika Turun
Papua60detik - Puskesmas Timika mencatat terjadi penurunan angka kasus malaria di wilayah kerjanya. Pada tahun 2023 angka kasus malaria capai 9.079 kasus sementara tahun 2024 turun jadi 8.375 kasus.
Kepala Puskesmas Timika, dr Mozes Untung meski turunnya tak signifikan, tapi setidaknya menunjukkan upaya menurunkan kasus malaria sudah menunjukkan hasil.
"Kalau berdasarkan jumlah kasus sendiri, ada penurunan jumlah kasus walaupun memang tidak terlalu signifikan. Mudah-mudahan ini menjadi suatu tanda bahwa apa yang kita lakukan ini sudah mulai membuahkan hasil," ujar Mozes saat diwawancarai, Sabtu (25/010/2025).
Dinas Kesehatan Mimika pada 2024 meluncurkan program inovatif yaitu 'Tempo Kas Tuntas' guna menekan angka malaria. Pada program ini penanganan malaria dilakukan secara menyeluruh mulai pemeriksaan darah, pengobatan, pemantauan hingga memastikan pasien menghabiskan obat.
"Mudah-mudahan itu karena Tempo Kas Tuntas. Karena dengan program ini kita melakukan pemeriksaan lebih banyak, folow up pasien, kemudian buka pos-pos pelayanan yang mudah dijangkau masyarakat," kata Mozes.
Selain program Tempo Kas Tuntas, kata Mozes ke depannya pelayanan kesehatan tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi fokus pada pengendalian lingkungan dan pengendalian vektor yang bekerja sama dengan pihak terkait.
Ia berharap program Puskesmas ini mendapat dukungan dari masyarakat untuk mengakselerasi penanganan kasus malaria.
"Petugas-petugas sudah kami bagi per wilayah untuk secara rutin melakukan survei lingkungan dan survei vektor. Memetakan di masing-masing kelurahan, melihat tempat ditemukannya perkembangbiakan nyamuk. Nanti akan diberikan bubuk abate pembasmi jentik nyamuk," pungkasnya. (Martha)