World Environment Day Expo 2024 Ditutup, Gesang: Merawat Lingkungan Tugas Bersama
Penutupan World Environment Day Expo 2024. Foto: Faris/Papua60detik
Penutupan World Environment Day Expo 2024. Foto: Faris/Papua60detik

Papua60detik - Rangkian kegiatan World Environment Day Expo 2024 dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah resmi ditutup, Minggu (7/7/2024). 

World Environment Day Expo 2024 dilaksanakan PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui Departement Environmental berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Lingkungan Hidup dilaksanakan selama tiga hari, 5 sampai 7 Juli 2024 di pelataran Graha Eme Neme Yauware

Vice President Divisi Environmental PTFI, Gesang Setyadi mengatakan, World Environmental Day Expo 2024 sengaja digelar dengan harapan masyarakat semakin berkontribusi menjaga lingkungan.

“Kami memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, mengajak masyarakat untuk berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan, karena pengelolaan atau kelestarian tidak hanya dapat dilakukan oleh Pemerintah dan PTFI namun harus ada keterlibatan masyarakat di dalamnya,” kata Gesang.

PTFI, katanya dalam beberapa bulan terakhir telah melakukan upaya dalam pengelolaan lingkungan. Tiap divisi mengkoordinir kegiatan bersih-bersih dari area Grassberg hingga Port Site dan bertanggung jawab menjaga kebersihan pada masing- masing barak.

“Tidak hanya itu, kami juga melakukan inspeksi untuk mengetahui sejauh mana pengelolaan kebersihan di setiap divisi. Kami berharap kegiatan positif ini dilakukan juga di Timika, dimana Pemerintah sebagai penggerak untuk mengkoordinir seluruh pemangku kepentingan di Mimika untuk bersama sama melakukan kegiatan bersih lingkungan,” harapnya. 

Sementara itu, Staf khusus Bupati, Inosensius Yoga Pribadi mengajak seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Mimika bekerja sama dalam melestarikan lingkungan hidup di Mimika.  

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk saling mengingatkan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, karena  ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memberikan warisan yang berharga bagi kelangsungan hidup anak cucu kita kedepan yakni lingkungan hidup yang berkualitas,” kata Yoga. 

Menurutnya, langkah- langkah nyata yang dapat dilakukan oleh masyarakat Mimika dalam rangka melestarikan lingkungan hidup seperti menanam pohon, menggunakan air seperlunya, menggunakan kertas seperlunya, listrik seperlunya dan tidak membuang sampah sembarangan serta mengurangi penggunaan kemasan plastik. 

“Jika ini bisa kita lakukan maka kita bisa menciptakan lingkungan yang bersih dan kita bisa mewariskan lingkungan yang berkualitas bagi generasi penerus kita,” pungkasnya. (Faris)