19 Pegawai Lulus Ujian Sertifikasi Pokja
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Mimika, Bambang Wiji Wicaksono. Foto; Martha/ Papua60detik
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Mimika, Bambang Wiji Wicaksono. Foto; Martha/ Papua60detik

Papua60detik -  Pemerintah Kabupaten Mimika telah melakukan Bimbingan Teknis dan ujian sertifikasi Kelompok Kerja (Pokja) pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa di Desember lalu. 

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Kabupaten Mimika, Bambang Wiji Wicaksono menyebut, dari 80 orang yang mendaftar hanya 19 orang yang dinyatakan lulus ujian sertifikasi. 

"Kemarin dari 80 orang ikut ujian sertifikasi yang lulus 19 orang. Ditambah kami yang lama 11 orang. Jadi, semua 30 orang," kata Bambang saat diwawancarai, Rabu (22/01/2025). 

Kurangnya anggota Pokja ditengarai jadi sebab lambannya kinerja Pemkab. Di 2024 misalnya, ada 4 Pokja yang harus menangani 496 pekerjaan. 

Kata Bambang, sesuai regulasi, satu Pokja terdiri dari minimal 3 anggota dan 1 pejabat fungsional. Oleh karena itu, saat ini pihaknya sudah mengusulkan 3 nama pejabat fungsional dan minggu depan akan diusulkan 3 orang lagi. Bulan Maret diharapkan sudah ada 10 pejabat fungsional sehingga menjadi 10 Pokja. 

Ia menyebut, 10 Pokja ini sudah mampu menjawab kebutuhan Kabupaten Mimika. Adapun jumlah paket pekerjaan akan diketahui setelah para OPD selesai melakukan penginputan Rencana Umum Pengadaan (RUP) di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).

"Dengan 10 Pokja itu,  saya yakin bisa menjawab kebutuhan kita. Setelah penginputan nanti baru kita tahu berapa jumlah paket pekerjaan sebenarnya. Cuma prediksi kami kemarin antara 350 sampai 400 paket, karena dengan turunnya anggaran dari Rp7,5 T menjadi 6,3 T. Tapi, nanti pastinya kita lihat hasil penginputan ini," pungkasnya. (Martha)