400 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Aksi KNPB di Timika
Aparat kepolisian mengawal massa unjuk rasa KNPB di Kota Timika. Foto: Eka/ Papua60detik
Aparat kepolisian mengawal massa unjuk rasa KNPB di Kota Timika. Foto: Eka/ Papua60detik

Papua60detik – Sebanyak 400 lebih personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP disiagakan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kota Timika, Papua Tengah, Sabtu (15/8/2026).

Ratusan massa KNPB terpantau mulai bergerak dari sejumlah titik, di antaranya kawasan Gorong-gorong, Timika Indah, dan SP2. Massa selanjutnya bergerak menuju titik aksi yang dipusatkan di Kantor DPRK Mimika.

Aparat keamanan disiagakan di sejumlah lokasi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan aman dan kondusif selama aksi berlangsung.

Sebelumnya, Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak mengeluarkan imbauan kepada masyarakat, khususnya warga di Kelurahan Timika Indah, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kapolres secara khusus meminta para penjual BBM eceran untuk tidak menjual bensin dalam kemasan botol maupun jeriken selama aksi unjuk rasa berlangsung.

Masyarakat juga diminta tidak melayani pembelian BBM dalam jumlah besar yang dinilai mencurigakan. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah penyalahgunaan BBM yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

“Bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” demikian salah satu poin imbauan Kapolres Mimika.

Polres Mimika juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan aktivitas atau hal-hal mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas maupun melalui Call Center Polres Mimika 110.

Hingga Sabtu siang, ratusan massa masih bergerak menuju lokasi aksi, sementara personel gabungan disiagakan untuk mengawal jalannya penyampaian aspirasi agar berlangsung aman dan tertib. (Eka)