Anggota DPRK Mimika Dorong PT Freeport Bangun Lapter di Waa Banti
Papua60detik – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Amons Jamang meminta PT Freeport Indonesia (PTFI) membangun lapangan terbang (lapter) di Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Menurut Amons, permintaan ini lahir dari aspirasi masyarakat setempat yang telah lama mengusulkan pembangunan lapter guna meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas mereka.
"Kami dari masyarakat setempat sudah usulkan ke PTFI untuk membangun Lapter di Kampung Waa Banti. Sebab, akses untuk masyarakat setempat sangat sulit jika mau ke luar," ujar Amons Jamang kepada wartawan di Kantor DPRK Mimika, Senin (10/3/2025).
Katanya, saat ini masyarakat di Kampung Waa Banti masih menghadapi keterbatasan transportasi. Tidak adanya akses transportasi yang memadai membuat perjalanan dari Waa Banti ke Timika maupun sebaliknya menjadi sangat sulit.
"Selama ini kita belum ada akses transportasi jika mau bepergian, baik itu dari Waa Banti ke Timika maupun dari Timika ke Waa Banti," tambahnya.
Sebagai alternatif, politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini mengusulkan solusi lain jika pembangunan lapter oleh PTFI belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Ia mengusulkan PTFI perlu memberikan kartu identitas (ID) khusus bagi masyarakat setempat agar mereka dapat lebih mudah mengakses transportasi perusahaan.
"Kalau PTFI tidak membangun Lapter, maka PTFI perlu memberikan ID kepada masyarakat untuk memperlancar akses jika mau bepergian, baik dari Waa Banti ke Timika maupun sebaliknya," tegasnya.
Solusi tersebut katanya dapat membantu masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk keadaan darurat yang membutuhkan akses transportasi cepat.
Diketahui, hingga saat ini PTFI telah membangun tiga buah Lapter di Kabupaten Mimika, yakni Bandara Mozes Kilangin, Bandara Mulu di kampung Tsinga, Distrik Tembagapura dan Bandara Aroanop, di Distrik Tembagapura. (Faris)