Bapenda Catatkan Realisasi Pajak Daerah di Atas 100 Persen di 2024
Papua60detik - Belum terhitung 31 Desember, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika sudah berhasil melampaui target pendapatan di tahun 2024.
Per 17 Desember realisasi pungutan pajak Bapenda sudah di angka Rp272.450.600.000 atau 100.55 persen dari target.
Baca Juga: Bakal Diresmikan Menkop, Koperasi Merah Putih di Atuka Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Ada enam jenis pajak yang dipungut Bapenda di antaranya:
Pajak reklame, pajak papan billboard, videotron, reklame, dengan penerimaan Rp3.767.207.661 atau telah mencapai 101.54 persen, lebih dari target Rp371.000.000.
Pajak air tanah dengan penerimaan Rp5.413.094.805 atau mencapai 90,22 persen dari target Rp6 miliar. Kepala Bidang Pajak Bapenda Mimika, Benyamin Tandiseno optimis target akan tercapai di akhir Desember, karena di Bulan November pembayaran PTFI belum masuk.
Kemudian pajak mineral bukan logam dan batuan sebesar Rp19.784.720.333.00 atau 95,33 persen dari target Rp20.755.000.000. Pendapatan ini dipastikan akan melebihi target karena saat ini pihak ketiga sedang mengurus proses pencarian.
"Jika dilihat pada sistem, telah melampaui target.," ujar Benyamin Tandiseno saat diwawancarai, Rabu (18/12/2024).
Untuk Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBBP2) mencapai Rp77.807.807.090 atau 98,49 persen dari target Rp79 miliar
Sementara untuk Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) telah melebihi target Rp16.561.735 .925 atau 103,45 persen dari target Rp16.000.000.000.
Pajak Barang dan Jasa Tentu (PBJT) yang meliputi pajak restoran, pajak makanan dan minuman, pajak ketring, pajak tenaga listrik, pajak penerangan jalan, pajak jasa perhotelan, pajak hotel, pajak losmen, pajak jasa parkir, pajak jasa kesenian dan hiburan dan bioskop, permainan ketangkasan, over target Rp 150.618.679.914 atau 102.47 persen dari target Rp 146.985.600.000.
Kata Benyamin, setiap tahunnya target penerimaan meningkat. Seperti tahun ini, penerimaan di 2024 lebih tinggi dibanding tahun 2023.
"Bapenda optimis sampai akhir tahun 2024 ini, target yang ditentukan akan tercapai. Secara keseluruhan pajak daerah sudah over dan beberapa lagi sementara diusahakan," pungkasnya. (Martha)