Baznas Mimika Bagi Daging Kurban Tak Pandang Agama
Ketua Baznas Mimika, Umar Habib Rosyadi. Foto: Dok/ Papua60detik
Ketua Baznas Mimika, Umar Habib Rosyadi. Foto: Dok/ Papua60detik

Papua60detik - Tahun ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Mimika dititipi dua ekor sapi kurban, masing-masing dari keluarga Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob dan anggota DPRD Mimika, Saleh Alhamid.

Ketua Baznas Mimika, Umar Habib Rosyadi menyebut tiga kelompok warga yang berhak mendapat daging kurban. Pertama, orang yang berkurban. Kedua, kerabat, teman, dan tetangga sekitar. Dan yang ketiga adalah fakir miskin.

Salah satu tujuan berkurban adalah saling berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Dalam konteks itu, kata Umar Habib, daging kurban bisa dibagikan kepada siapa saja yang fakir atau membutuhkan tanpa memandang agama.

"Kita ingin tidak dibatasi agama. Kelihatan miskin, perlu dibantu kita kasih tanpa pandang agama," katanya, Minggu (10/7/2022).

Umar Habib mengakui, soal ini masih terdapat perbedaan pandangan. Banyak yang belum setuju. Tapi ia yakin, secara bertahap pemahaman akan merata di kalangan umat Islam.

"Kita tidak pandang agama. Kita akan sasar mereka-mereka yang terabaikan. Mungkin ada yang hidupnya di kebun, itu yang akan kita bagikan," kata Umar Habib.

Di singgung soal jumlah hewan yang dikurbankan tahun ini di Mimika, ia mengatakan totalnya baru bisa diketahui pada hari terakhir batas waktu penyembelihan, yaitu Hari Rabu (13/7/2022).

Karena faktanya, sampai hari perayaan Idul Adha masih ada yang baru membeli hewan kurban. 

"Kemarin, sapi masih banyak di peternak. Tadi malam masih ada yang nanya, saya bilang ada di SP1. Jadi mereka baru mau beli hari ini. Kami akan keliling mendata," katanya. (Burhan)