Belum Bagi Komisi, DPRD Mimika Bentuk Tiga Kelompok Kerja Sementara
Ketua DPRD Mimika, Iwan Anwar. Foto: Faris/ Papua60detik
Ketua DPRD Mimika, Iwan Anwar. Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika belum melakukan pembagian komisi. Untuk memastikan berbagai isu strategis di wilayah Mimika mendapat perhatian serius, DPRD membentuk tiga kelompok kerja sementara.

Ketua Sementara DPRD Mimika, Iwan Anwar, menyampaikan tiga kelompok kerja tersebut memiliki tugas spesifik. Kelompok pertama memantau situasi keamanan, kelompok kedua mengevaluasi ketersediaan bahan pokok di pasar. Kelompok ketiga memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Depo Jober Pelabuhan Pomako berjalan lancar.

Pada aspek keamanan, Timika baru-baru ini digegerkan penemuan tiga mayat diduga korban pembunuhan.

"Mengenai kasus pembunuhan beberapa waktu lalu, Kapolres memastikan kejadian tersebut tidak saling berkaitan, bukan pembunuhan berantai, dan saat ini masih dalam proses penyelidikan," ujar Iwan usai rapat internal di Ruang Serbaguna DPRD Mimika, Senin (23/12/2024).

Iwan juga menekankan pentingnya memastikan distribusi BBM berjalan lancar. Meski stok BBM dilaporkan cukup hingga awal tahun depan, antrean panjang di beberapa SPBU, khususnya untuk BBM jenis Pertalite masih menjadi masalah.

"Kami akan melanjutkan monitoring di SPBU untuk mencari tahu penyebab antrean panjang ini. Apakah ada indikasi penimbunan BBM oleh oknum tertentu? Ini yang akan kami telusuri," katanya.

Selain itu, DPRD juga menyoroti ketersediaan bahan pokok di Mimika yang masih terpantau aman. Bahkan, beberapa harga komoditas mengalami penurunan, seperti daging babi yang turun dari Rp250 ribu menjadi Rp100 ribu per kilogram.

Namun, pembagian bantuan pemerintah melalui PT POS dinilai masih kurang efektif. 

"Kami akan evaluasi bersama PT POS untuk memastikan tidak ada masyarakat yang dirugikan," tutup Iwan. (Faris)