BPN Sertifikatkan 500 Bidang Tanah pada Program Redistribusi 2024
Papua60detik - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Mimika bakal sertifikatkan 500 bidang tanah pada program redistribusi tanah tahun anggaran 2024.
Kepala BPN Mimika, Yosep Simon Done menyebut, program redistribusi tanah BPN Mimika berlokasi di tiga kampung, yaitu Kampung Kadun Jaya sebanyak 173 bidang, Kampung Mandiri Jaya 133 bidang, dan Kampung Minabua 194 bidang.
Baca Juga: Bakal Diresmikan Menkop, Koperasi Merah Putih di Atuka Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Redistribusi tanah adalah program pemerintah dalam rangka pembagian atau pemberian hak atas tanah yang bersumber dari Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) kepada subjek reforma agraria disertai dengan pemberian sertifikat hak atas tanah.
Objek atau tanah bersumber dari bekas hak adat/ulayat dalam TORA kawasan pelepasan hutan, objek di luar fungsi kawasan hutan atau non kawasan hutan serta TORA dari hasil penyelesaian konflik agraria.
"Kawasan yang sudah dilepaskan oleh Kementerian Kehutanan juga masuk dalam program redistribusi ini. Ada juga tanah bekas perusahaan yang sudah tidak dikelola lagi ditinggalkan jadi milik negara. Itu semua kita sertifikatkan untuk diberikan ke masyarakat," ujar Yosep pada Sidang Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dalam rangka penetapan objek dan subjek redistribusi tanah Kabupaten Mimika tahun 2024, Kamis (05/12/2024)..
Ia menjelaskan tujuan program ini adalah membagikan tanah dengan memberikan dasar kepemilikan tanah sekaligus kepastian hukum bagi subjek yang memenuhi persyaratan.
"Kami juga melibatkan OPD yang berhubungan dengan pemanfaatan tanah. Jadi kita sudah melegalkan sertifikat ini, semoga bisa dimanfaatkan oleh instansi-instansi yang punya kepentingan, baik pertanian, perikanan dan lainnya," terangnya.
Ia menambahkan, tahun 2025 pada program redistribusi ini, Kabupaten Mimika mendapat quota sebanyak 1300 bidang. Namun, belum ditentukan lokasi perencanaannya. Kata Yosep, program ini akan difokuskan di daerah perkampungan.
"Tahun depan bisalah kita persiapkan dengan matang. Kita berharap sebagian distrik bisa dapat, bagi-bagilah. Yang di kampung-kampung kita sentuh dengan redistribusi sementara di kota kita ada program PTSL," pungkasnya. (Martha)