Bulog Merauke Berharap dari Beras Impor Pemerintah
Papua60detik- Pemerintah pusat berencana mengimpor beras dari India dan Thailand pada tahun 2024. Kebijakan impor dilakukan untuk mengamankan cadangan beras di Tanah Air karena musim kekeringan yang lebih panjang dari perkiraan.
Tahun ini dipastikan harga beras belum bisa kembali normal bahkan kemungkinan terus melonjak.
Baca Juga: Bakal Diresmikan Menkop, Koperasi Merah Putih di Atuka Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Kepala perum Bulog Merauke Firman Mando mengaku setuju kebijakan pemerintah pusat mengimpor beras 3 juta ton. Dari jumlah itu Provinsi Papua Selatan atau di wilayah kerja Perum Bulog Merauke juga tetap mendapat bagian. Bulog Merauke butuh beras impor untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan beras maupun untuk kebutuhan ASN, TNI dan Polri dan operasi pasar.
Di Februari 2024 ini stok beras di gudang Bulog Merauke sebanyak 1.500 ton untuk kebutuhan dua sampai tiga bulan ke depan.
"Untuk memenuhi kebutuhan bulan berikutnya akan masuk sebanyak 7.500 Ton yang mana di bagi beberapa tahap untuk menjaga stok ketahanan pangan di Provinsi Papua Selatan," ujar Firman Mando, Rabu (21/2/2024). (Ami)