Cegah Konflik Meluas, DPRK Mimika Desak Penanganan Cepat Kasus Pembunuhan di Kwamki Narama
Papua60detik - Ketua Komisi II DPRK Mimika, Dolfin Beanal mendesak pemerintah dan aparat keamanan menangani cepat kasus pembunuhan di Kwamki Narama yang terjadi pada Minggu kemarin.
Menurutnya, apabila permasalahan ini tak ditangani cepat, berpotensi meluas dan berdampak ke warga yang tak terkait.
"Timika ini sedang tidak baik-baik. Kita tidak bisa mengabaikan hal itu. Jadi saya pikir pemerintah dan keamanan harus kolaborasi, dan fokus kejar oknum-oknum itu, dan ditindak tegas supaya ke depannya tidak terulang lagi," ujarnya saat diwawancarai, Senin (30/03/2026).
Ia mengingatkan, Pemkab tak bisa menyerahkan urusan kamtibmas sepenuhnya ke aparat keamanan. Mimika tidak bakal maju apabila masyarakatnya trauma dan ketakutan.
"Pembangunan bisa persoalan ke belakang, yang penting selesaikan persolan keamanan. Pembangunan di Timika ini kalau sedang begini, orang trauma, ketakutan, tidak akan maju daerah ini. Jadi selesaikan barang ini 24 jam," desaknya.
Sementara itu, Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan kasus yang terjadi di Kwamki Narama bukan lanjutan dari konflik sebelumnya. Konflik sebelumnya telah berakhir dengan penandatanganan kesepakatan.
"Saya sudah minta kan kepada Kapolres bahwa apabila ada kejadian lagi (kasus kemarin) kita anggap kriminal murni. Dan saya sudah sampaikan Kapolres segera tindak lanjuti karena ini kasus kriminal murni," tegasnya. (Martha)