Cegah Lonjakan DBD, Dinkes Mimika Fogging Sekolah
Papua60detik - Dinas Kesehatan Mimika lakukan fogging sejumlah sekolah di seputaran Kota Timika untuk menekan lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kadinkes Mimika, Reynold Ubra menjelaskan, sekolah jadi sasaran fogging karena di lingkungan sekolah besar kemungkinan terjadi transmisi penularan DBD.
Baca Juga: RSUD Mimika Tambah Ruang Rawat Inap
"DBD itu kebanyakan anak-anak di usia sekolah, bahkan kasus meninggal itu anak kurang dari 15 tahun. Makanya kami mulai dari sekolah. Kalau dulu kami mulai dari rumah, sepertinya terlambat," ujar Reynold Ubra saat diwawancarai beberapa waktu lalu.
Penyemprotan dilakukan satu minggu satu kali mengikuti siklus hidup nyamuk.
Pada dua tiga tahun sebelumnya, setiap awal tahun, Dinkes mendapat laporan kasus 20-25 kasus per hari atau 80-100 kasus per pekan. Namun, setelah dilakukan fogging rutin, laporan kasus menurun signifikan. Di bulan Januari hingga minggu ke empat hanya ada 7 kasus.
"Kami melakukan fogging minggu ke dua Januari, karena pola penyakit awal tahun itu adalah malaria dan DBD. Kalau kita lihat di DBD di dua tiga tahun sebelumnya di triwulan pertama kasusnya pasti tinggi," terangnya. (Martha)