Cerita Ulfah dari Kalsel, Sendirian Ke Timika Hanya Untuk Lolos Kualifikasi PON
Halida Ulfah, meraih medali perak pada lomba jalan cepat pada Papua Open Tournament di Kuala Kencana PT Freeport Indonesia, Sabtu (29/02/2020)
Halida Ulfah, meraih medali perak pada lomba jalan cepat pada Papua Open Tournament di Kuala Kencana PT Freeport Indonesia, Sabtu (29/02/2020)

Papua60detik - Ungkapan lama, 'usaha tak pernah khianati hasil' sekali lagi bertuah. Halida Ulfah, atlet putri jalan cepat asal Kalimantan Selatan membuktikannya.

Ulfah nekat datang sendirian ke Timika ikut test event PON tanpa didampingi seorang pun official. Tekadnya cuma satu, lolos kualifikasi PON. Dan ia berhasil.

Bersama delapan atlet lainnya, Ulfah menjajal 20 kilometer lintasan jalan cepat di Kuala Kencana PT Freeport Indonesia, Sabtu (29/02/2020).

Ia memang berada di urutan kedua tercepat. Catatan waktunya, 2:04:37:00. Tapi itu sudah cukup untuk lolos kualifikasi PON XX Papua 2020 dengan limit, 2:05:00.00.

Di tempat pertama ada Salfia, atlet dari Sulawesi Tenggara. Ia mampu mencatatkan waktu 2:03:49.00.

Saat wawancara dengan wartawan, air mata Ulfah menitik. Mungkin ia sedih karena tak seperti atlet lain yang didampingi official. Bisa juga tangisnya karena bahagia, usaha kerasnya tak sia-sia.

"Ada kendala di pengurusnya, jadi tidak bisa. Saya berangkat sendiri," katanya sembari terisak.

Dipastikan lolos PON, Ulfah tak jemawa. Ia hanya bertekad akan berjuang sekuat-kuatnya.

"Untuk membahagiakan orangtua saya dan Provinsi Kalimantan Selatan," katanya.

Uniknya, Kontingen Sulawesi Tenggara tak hanya mendukung atletnya, Salfia. Hampir selama perlombaan mereka juga meneriakkan dukungan untuk Ulfah.

Rupanya, pertemuan di berbagai event atletik membuat mereka sudah saling kenal dekat dan bersahabat. Mengetahui Ulfah datang sendiri, atlet dan official Kontingen Sulawesi Tenggara pun tak sungkan mengulurkan bantuan.

Oktober nanti, di tempat yang sama ia akan kembali bertanding di nomor jalan cepat pada PON XX Papua 2020. (Burhan)