Dipalang Selama 47 Hari, Kantor Distrik Mimika Timur Akhirnya Dibuka Kembali
Papua60detik - Warga Distrik Mimika Timur tak terima Bakrie At-Thoriq dicopot sebagai Kepala Distrik Mimika Timur pasca rolling jabatan yang dilakukan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng pada 5 Desember 2023 lalu.
Sebagai bentuk protes, warga melakukan pemalangan kantor distrik. Aktivitas di kantor itu lumpuh.
Akhirnya, setelah 47 hari dipalang, pada Selasa (23/1/2024) kantor tersebut dibuka lewat mediasi warga oleh Asisten I Setda Mimika Robert Kambu di Kantor Polsek Mimika Timur.
Bakrie At-Thoriq dan Oktavianus Kum sebagai Kadistrik Mimika Timur turut hadir saat mediasi.
Mewakili Pemeirntah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Robert Kambu dalam mediasi itu mengatakan, rolling jabatan merupakan hal normal dalam birokrasi pemerintahan.
“Jadi saya minta masyarakat harus mengerti hal ini. Masyarakat melakukan pemalangan kantor hanya karena ketidakpuasan antara masyarakat terhadap pergantian Kadistrik Mimika Timur yang lama dengan yang baru,” ujar Robert.
Robert meminta masyarakat harus terima, karena siapapun orangnya, tugas utama soerang pejabat ASN adalah melayani masyarakat.
Katanya, aksi spontan masyarakat lantaran menganggap Bakri Athoriq merupakan Kadistrik terbaik, namun dalam birokrasi pemerintahan, apapun keputusan pimpinan daerah harus diterima.
“Kantor sudah resmi dibuka, sehingga aktivitas pemerintahan di Distrik Mimika Timur harus berjalan seperti biasa,” kata Robert.
Sebagai ucapan terima kasih, pada kesempatan itu juga Kepala Distrik Mimika Timur Oktovianus Kum memberikan uang Rp10 juta kepada masyarakat yang melakukan aksi pemalangan tapi dengan komitmen aktivitas pemerintahan distrik tidak lagi dihalangi.
Sementara itu, Kuartus Initiyu selaku koordinator aksi pemalangan Kantor Distrik Miktim mengatakan, pemalangan kantor merupakan aksi spontan tanpa paksaan dari siapa pun.
“Kami masyarakat palang, ini murni dan spontan. Selama Bakri Athoriq menjabat Kadistrik selama 1 tahun 6 bulan, itu banyak perubahan yang dilakukan dalam pembangunan, termasuk memberdayakan pemuda di Mimika Timur sebagai petugas kebersihan kampung, contohnya,” kata Kuartus.
Kadistrik menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah membantu proses mediasi, sehingga aktivitas Kantor Distrik Mimika Timur sudah bisa berjalan normal melayani warga.
Turut hadir saat mediasi antara lain Kapolsek Mimika Timur, Kapolsek KP3 Laut Pomako, Kepala Kampung Mware Benyamin Kaukayahe, Kepala Kampung Pomako Muhammad Kilwarani para tokoh adat dan warga Distrik Mimika Timur. (Eka)