Dishub Sebut PT Reven Global Terbang ke Jila Langgar Aturan
Kepala Dishub Mimika, Jania Basir. Foto; Martha/ Papua60detik
Kepala Dishub Mimika, Jania Basir. Foto; Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Kepala Dishub Mimika, Jania Basir mengaku akan memanggil Maskapai PT Reven Global Airtranspor guna meminta klarifikasi terkait penerbangan ke Distrik Jila.

“Di mana-mana, Lapter itu kalau mau dioperasikan harus diverifikasi dulu, harus dites landing dulu. Semua ada aturannya. Bukan karena masyarakat meminta atau apa. Kalau terjadi sesuatu, siapa yang bertanggung jawab? Kami juga belum melakukan tes landing,” ujar Jania saat diwawancarai, Senin (10/03/2025). 

Seperti diberitakan sebelumnya, warga swadaya menyewa pesawat Maskapai PT Reven Global Airtranspor pada Jumat, 7 Maret 2025 lalu. Pesawat berangkat dari Timika sekitar pukul 09.30 WIT. Setelah menempuh perjalanan sekitar 50 menit, pesawat akhirnya mendarat di Jila pada pukul 10.20 WIT.

Jania mengaku sudah menghubungi PT Reven Global Airtranspor dan Susi Air pada 26 Februari lalu untuk verifikasi Lapter bersama Otoritas Bandara (Otban). Namun, kedua maskapai ini menyatakan belum bersedia melakukan tes landing di Lapter Noema karena beberapa alasan salah satunya keamanan. 

“Kami masih dalam tahap verifikasi, belum keluar hasilnya, mereka sudah terbang. Jadi nanti kami mau panggil PT Reven Global Airtranspor karena kami harus melakukan tes landing dulu, baru bisa melayani masyarakat. Kami belum tes landing, tapi mereka sudah terbang,” kata Jania.

Ia tak menampik sering disoroti bahkan dituding tidak memperhatikan kebutuhan transportasi masyarakat, khususnya layanan penerbangan ke pedalaman. Tapi katanya, Dishub hanya berpegang pada aturan. (Martha)