DPRK Mimika Minta Bupati & Wakil Bupati Terpilih Prioritaskan Proyek Air Bersih
Papua60detik – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, meminta Bupati dan Wakil Bupati terpilih menjadikan proyek air bersih sebagai prioritas utama.
“Saya berharap di 2025 setelah terpilihnya bupati dan wakil bupati, proyek air bersih ini bisa dilanjutkan supaya masyarakat bisa menikmati air bersih, karena ini adalah hak dasar mereka,” ujar Anggota DPRK Abrian Katagame, Kamis (27/2/2024).
Menurutnya, akses air bersih masih menjadi permasalahan serius di Mimika. Abrian berharap di tahun ini masyarakat bisa mulai merasakan manfaat dari fasilitas air bersih yang disediakan oleh pemerintah.
“Terutama bagi rumah-rumah yang selama ini tidak memiliki akses air bersih dan harus menyaring air sebelum digunakan,” tambahnya.
Senada dengan itu, anggota DPRK Mimika lainnya, Adrian Andhika Thie, menegaskan bahwa proyek air bersih adalah kebutuhan mendesak. Ia meminta pemerintahan yang baru nanti menjadikan air bersih sebagai salah satu program utama, baik di perkotaan maupun di pelosok.
“Kita bisa melihat bagaimana fasilitas air bersih di area perusahaan seperti PT Freeport yang bisa langsung dikonsumsi. Seharusnya, masyarakat Mimika juga mendapatkan pelayanan yang sama,” kata Adrian.
Ia menambahkan bahwa kualitas air sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup manusia, khususnya dari segi kesehatan.
Diberitakan sebelumnya PT Freeport Indonesia (PTFI) telah menyerahkan fasilitas pengolahan air bersih kepada Pemkab Mimika pada 12 Oktober 2023. Fasilitas ini dibangun di atas lahan seluas 1,36 hektar di Kuala Kencana dengan nilai investasi Rp150 miliar.
Hingga tahun 2024, total anggaran yang telah direalisasikan untuk proyek air bersih mencapai Rp223 miliar dengan total sambungan yang telah terpasang mencapai 11.000 unit dari target ke 50.000 unit sambungan.
Dinas PUPR Mimika, menyampaikan, untuk menyelesaikan proyek ini dibutuhkan anggaran sekitar Rp500 miliar. (Faris)